img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Otoy Buka Penyusunan PMTB 2018

date_range 02 Mei 2018 | Oleh : Medsi04
Otoy Buka Penyusunan PMTB 2018

FOTO Staf Ahli Bupati Saat Membuka Penyusunan PMTB 2018.

TENGGARONG -Staf Ahli Bupati Kutai Kartanegara  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar  Haji Otoy Usman, Senin (30/4/2018) membuka penyusunan disagregrasi matriks (Pembentukan Modal Tetap Bruto)  PMTB Tahun 2018 di Hotel Grand Fatma Tenggarong. Kepala Badan Pusat Statistik Kukar Akhmad Junaidi kegiatan tersebut dalam rangka perencanaan pembangunan nasional secara khusus maupun pembangunan system rujukan informasi statistic nasional pada umumnya. 

“Pemerintah melalui Bappenas meminta BPS Se-Indonesia melaksanakan survey penyusunan disagregrasi PMTB Tahun 2018. Survey penyusunan disagregrasi PMTB Tahun 2018 bertujuan untuk memperoleh sumber data penyusunan disagregrasi PMTB menurut jenis barang modal, lapangan usaha dan jenis barang modal, sektor institusi, serta data neraca nasional lain yang terkait dengan investasi, “ujar Akhmad Junaidi. 

Sementara itu, Otoy Usman dalam sambutannya mengatakan istilah Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan disagretasi masih sangat awam dengan ditelinga para aparatur negara. Dijelaskannya PMTB sendiri merupakan pengeluaran untuk barang modal yang mempunyai umur pemakaian lebih dari satu tahun dan tidak merupakan barang konsumsi, mencakup bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, bangunan lain seperti jalan dan bandara, serta mesin dan peralatan atau untuk sederhananya yang disebut dengan investasi. 

Selanjutnya PMTB dilakukan untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang mandiri dan berdaya saing tinggi, daya saing ekonomi yang berkerakyatan, infrastruktur dasar yang berkualitas, sampai kepada kualitas lingkungan yang baik dan sehat, serta berbagai kebijakan. “Sosialiasasi dan koordinasi terkait PMTB merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka mendorong iklim investasi daerah,” kata Otoy. 

Lebih lanjut dikatakannya sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata dan berkeadilan, maka dibutuhkan kerjasama dari banyak pihak khususnya dalam pembangunan infrastruktur di Kukar. “Perlu data valid dan terkini sebagai bahan bagi pemerintah dalam menyusun program dan langkah guna memutuskan suatu kebijakan. Data yang dimiliki oleh BPS selama ini sudah sangat membantu Pemkab Kukar untuk mengetahui kondisi daerah secara riil, terutama data-data terkait investasi, “jelas Otoy. 

Untuk itu, BPS sebagai lembaga yang menangani data tidak dapat bekerja sendiri, tetapi perlu bekerjasama dengan stakeholder sebagai sumber data. Penyusunan Disagregasi PMTB ini selain untuk memperoleh data yang lebih rinci berdasarkan institusi, industri/usaha dan jenis komoditi. Tetapi juga sebagai bahan dalam penyusunan perencanaan seperti kebijakan investasi dan determinasi penguatan industry, serta untuk memperoleh data indikator penghitungan usia pakai, untuk memperoleh data populasi beberapa jenis komoditas yang menjadi PMTB menurut wilayah.  

“Saya berharap segenap jajaran pimpinan/kepala badan/dinas dan elemen terkait lainnya untuk dapat mendukung para petugas BPS dengan memberikan data yang benar yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Data yang benar akan menentukan langkah pemerintahan ke depan dalam mewujudkan Kukar sejahtera yang merata dan berkeadilan dengan tata kelola pemerintahan yang professional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik, “ungkapnya. (Medsi04/Betty).

Terkait

BERITA Lainnya