img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Edi Buka Erau Adat Desa Sabintulung Muara Kaman

date_range 26 April 2018 | Oleh : Medsi -04
Edi Buka Erau Adat Desa Sabintulung Muara Kaman

FOTO Plt Bupati Edi Damansyah disaksikan Ketua DPRD,Dandim,Camat Muara Kaman saat melakukan pemukulan gong tanda dimulainya

TENGGARONG – Pelaksana tugas Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah membuka kegiatan Festival Kutai Benua Tuha, Erau Adat Desa Sabintulung Kecamatan Muara Kaman, ditandai dengan pemukulan gong, Sabtu ( 21/4/2018 ). Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kukar Salehuddin.S.Fill, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Kukar Abdul Rasyid, Sekretaris Daerah Marli, Kadisbudpar Sri Wahyuni, Camat Muara Kaman Surya Agus, Kades Sabintulung Obeo Sanusi, Putra Mahkota Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. “Upacara pembukaan Erau Adat Desa Sabintulung ini juga dimeriahkan dengan tarian kolosa l dengan judul Kemilau Senja Dilangit Benua Tuha, dengan menampilkan 90 muda mudi yang berasal dari pelajar Desa Sabintung Kecamatan Muara Kaman, “jelas Obeo Sanusi. Edi Damansyah mengatakan pemerintah daerah turut bangga atas terselenggaranya Festival Kutai Benua Tuha, karena melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan empekat (musyawarah) antar tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemerintah desa. “Budaya empekat ini menunjukkan bahwa Festival Kutai Benua Tuha menjunjung adat budaya Kutai yakni berangkat dari adat bermusyawarah untuk mufakat dalam merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan kegiatan festival budaya,” kata Edi. Melalui budaya empekat, menurutnya menunjukkan bahwa masyarakat Sabintulung menjunjung asas kerukunan dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, meskipun dalam skala desa. “Sudah selayaknya adat istiadat dan tradisi sebagai kearifan local yang kita miliki, harus terus menjadi bahasan dan pembicaraan warga masyarakatnya, agar masyarakat dapat terlibat dalam setiap upaya untuk melestarikan tradisi dan budaya,”ujar Edi Damansyah. Edi juga berharap penyelenggaraan festival budaya tersebut memiliki makna tersendiri bagi masyarakat. Dalam konteks kekinian, ia berharap perayaan festival tersebut tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Sabintulung saja, melainkan juga dapat dinikmati oleh masyarakat luar desa, luar kecamatan, bahkan luar daerah. “Khusus para pegiat dan komunitas seni budaya,mudahan melalui kegiatan ini mampu memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Saya berharap agar jaringan kerjasama dengan banyak pihak yang berorientasi pada seni budaya dapat dibangun seluasnya,“ungkapnya. Kepala Desa Sabintung Obeo Sanusi mengatakan kegiatan Festival Kutai Benua Tuha, Erau Adat Desa Sabintulung dilaksanakan dari Tanggal 21 hingga 27 April 2018. Festival akan diisi dengan ritual sakral seperti bebelian, bekenjong, serta menampilkan ketrampilan asli adat Kutai bahari yang bernilai seni seperti bejepenan, tingkilan, maupun bersifat olahraga tradisional, seperti belogo,begasing, begubang, beganjur dan lain sebagainya. (Medsi -04/Betty).

Terkait

BERITA Lainnya