img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Kukar Jadi Penghasil Revolusi Jagung Terbesar di Indonesia

date_range 16 April 2018 | Oleh : Medsi04
Kukar Jadi Penghasil Revolusi Jagung Terbesar di Indonesia

FOTO Pelantikan Ketua KTNA Kukar Priode 2014 – 2019.

TENGGARONG –Pelaksana tugas Bupati Kutai Kartanegara  Edi Damansyah dilantik sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kutai Kartanegara priode 2014 – 2019 oleh Ketua KTNA Kaltim Wisdianto di Areal Demplot Jagung Desa Batu Batu Kecamatan Muara Badak. ( Kamis, 12/4/2018 ). Ditandai dengan penyerahan bendera pataka.  Pelantikan tersebut disaksikan Kasubdit Jagung Kementerian Pertanian Republik Indonesia Andi Mochmamad Saleh, Anggota Komisi IV DPR RI HM Lutfi Andi Mukti dan Hj Kasriyah, Kadis Pertanian,Tanaman Pangan dan Holikultura Kaltim  Ibrahim.

Turut hadir dalam acara tersebut  Sekjend  KTNA Nasional HM Yadi Sofianur, Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia APJI Nasional. KTNA adalah  suatu organisasi independen di Indonesia yang berorientasi pada aktivitas sosial di sektor agrikultur, yang berbasiskan agribisnis dan lingkungan hidup di pedesaan. Kegiatan tersebut berlangsung. Ketua KTNA Kukar Edi Damansyah mengatakan sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang (RPJMP) agar pemerintah daerah mampu  meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan meningkatkan pendapatan asli daerah, sehingga tak tergantung kepada dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat. “Kita harus optimis bisa melakukannya,” imbuhnya.  

Dijelaskannya salah satu program yang saat ini tengah gencar – gencarnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara adalah menjalankan program revolusi jagung dalam rangka membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan membuka jalan bagi program pertanian dalam arti luas lainya, yang bisa jadi dari turunan produk jagung maupun dari produk-produk pertanian dalam arti luas lainnya.  

“Secara mendasar, revolusi jagung merupakan gerakan mendorong petani untuk menanam jagung khususnya pada daerah-daerah yang sebelumnya lebih mengandalkan hasil alam seperti migas yang tak dapat diperbaharui. Melalui program ini akan mendorong lahirnya daerah-daerah lain turut melaksanakan penanaman jagung,” katanya.  

Ia juga  menambahkan, jagung  merupakan hasil alam yang sangat mudah dibudidayakan, sebab tanaman jenis ini bisa tumbuh dengan mudah, ia juga mengajak sekaligus mendorong para generasi muda, kelompok tani yang ada di 18 Kecamatan , 193 Desa / kelurahan  untuk bangkit bersama mensukseskan gerakan revolusi jagung di Kutai Kartanegara.  

“Kita buat grand design dari setiap program agar semua pihak bisa ikut serta mendukung program tersebut, sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah mencanangan program revolusi jagung beberapa waktu lalu sekaligus melakukan  penandatanganan Nota Kesepahaman Pemerintah Kabupaten Kukar dengan Assosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) terkait kerjasama pendampingan dan pemasaran dalam rangka Program Revolusi Jagung Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga para petani tidak usah ragu atau risau mengenai hasil jagungnya,” ungkapnya.  

Untuk itu, ia berharap  dukungan dan partisipasi seluruh stake holder, dunia usaha, dan seluruh masyarakat  menyukseskan kegiatan ini, sehingga  program revolusi jagung, ikon Kabupaten Kukar akan berubah dari kabupaten penghasil tambang menjadi kabupaten penghasil jagung terbesar di Indonesia.  ( Medsi04 / Betty ).

Terkait

BERITA Lainnya