img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

195 Siswa MAN 2 Kukar Siap Ikuti UNBK Tahun 2018

date_range 05 April 2018 | Oleh : Medsi01
195 Siswa MAN 2 Kukar Siap Ikuti UNBK Tahun 2018

FOTO Siswa-siswi MAN 2 Kukar saat mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) pra UNBK pada 9 April 2018 serentak.

TENGGARONG -Sebanyak 195 siswa MAN 2 Kutai Kartanegara terdiri 91 siswa dan 104 siswi dari tiga jurusan yakni Keagamaan, IPA dan IPS, siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang akan digelar pada tanggal 9 April 2018 mendatang. Kesiapan tersebut dikatakan oleh Kepala MAN 2 Kukar Samuri, S.Pd., M.Si, Rabu (4/4/2018).  

“Insya Allah siswa-siswi sudah siap menyambut ujian nasional berbasis komuter. Saat ini sedang mengikuti ujian sekolah berbasis nasional,” katanya. Menurutnya, tidak ada perubahan terkait dengan sistem UNBK di tahun 2018. “Tidak ada perubahan dengan sistem UNBK, hanya saja sedikit penambahan fitur disistem dan tidak merubah dari sistem yang ada,” ujarnya.  

Dijelaskan Samuri, peserta UNBK tahun ini meningkat bila dibandingkan dengan UNBK sebelumnya yang diikuti oleh 143 peserta. Menghadapi UNBK pihak Madrasah bekerjasama dengan Komite Madrasah terus memberikan yang terbaik bagi peserta didik terkait persiapan teknis dan non teknis agar pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan siswa mampu menjawab semua soal secara onlie.  

‘’Berbagai latihan termasuk simulasi UNBK telah beberapa kali dilaksanakan, dengan harapan dalam pelaksanaan UNBK nanti bukan hanya lancar saja,akan tetapi mampu meraih nilai secara maksimal,’’tegasnya. Sebelumnya para siswa-siswi mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) juga dikenal dengan Computer Based Test (CBT). Dalam pelaksanaannya, UAMBN-BK berbeda dengan sistem ujian berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.  

Penyelenggaraan UAMBN-BK menggunakan sistem semi online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. (Medsi01)

Terkait

BERITA Lainnya