img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Sosialisasi Rancangan Perbup Tentang Perjalanan Dinas

date_range 29 Maret 2018 | Oleh : Medsi 04
Sosialisasi Rancangan Perbup Tentang Perjalanan Dinas

FOTO Setkab Kukar Marli saat membuka kegiatan

TENGGARONG –Berkaitan dengan perubahan dan penyesuaian Peraturan Bupati (Perbub) Kutai Kartanegara Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Perjalanan Dinas, Bagian Perlengkapan Setkab Kukar menggelar Sosialisasi Rancangan Perbup Tentang Perjalanan Dinas yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kukar H Marli di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Selasa (27/3/2018). 

Kepala Bagian Perlengkapan Setkab Kukar Muhammad Taufik mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan guna memberikan pemahaman bagi aparatur perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar untuk lebih mengetahui mekanisme dan legalitas pelaksanaan perjalanan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang digelar selama 2 hari dari tanggal 27 sampai 28 Maret 2018 tersebut diikuti sebanyak 163 peserta dengan nara sumber Kepala Bagian Hukum Purnomo,SH dan Wahiddin dari Inspektorat Kukar yang membahas Perjalanan Dinas terkait pasal-pasal dan aspek pertanggung jawaban belanja dari kacamata auditor.

Dalam kesempatan tersebut Muhammad Taufik mengatakan bahwa untuk tanggal 27 sosialisasi dikhususkan bagi ASN di lingkungan Setkab Kukar, RSUD Kabupaten Kukar, Sekretariat DPRD, Sekretariat Korpri serta Badan, sementara tanggal 28 sosialisasi dikhususkan bagi camat Se-Kukar. Sementara itu, H Marli berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan perjalanan dinas untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan perjalan dinas secara akuntabel sehingga bisa dipertanggungjawabkan. 

"Pertanggungjawabkan perjalanan dinas secara akuntabel, karena yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan perjalanan dinas tersebut bukan saja yang melaksanakan akan tetapi juga pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran dan pejabat penatausahaan keuangan," ucap H Marli. Pada kesempatan tersebut H Marli juga berpesan kepada para peserta untuk bersama – sama merubah kebiasaan atau tradisi yang salah dan menjadi kebiasaan yang dibenarkan, dengan mempedomani kembali aturan yang sudah jelas sehingga kedepannya akan menghilangkan kebiasaan yang salah. "Mari kita terapkan aturan ini secara maksimal sehingga tidak ada lagi penyimpangan terhadap penggunaan anggaran khususnya yang terkait dengan biaya perjalanan dinas secara umum," pinta H Marli.( Medsi 04 / Betty )

Terkait

BERITA Lainnya