img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Lemang Khas Kutai

date_range 28 Maret 2018 | Oleh : hmsdata
Lemang Khas Kutai

FOTO Lemang Abah Aban yang siap untuk dijual.

Lemang adalah makanan khas masyarakat melayu yang banyak ditemukan di banyak tempat di Indonesia dan beberapa negara dengan kultur melayu seperti Malaysia, Brunai Darussalam dan Singapore. Adalah Ibu Selvi beserta saudara laki-lakinya, Abah Aban dan Pak Hamsan adalah keluarga yang memproduksi lemang di beberapa kawasan. Ibu Selvi berdagang lemang sejak 10 tahun yang lalu hingga saat ini di gunung lemang  di jalur 2 Tenggarong Samarinda. Kawasan tersebut disebut gunung lemang karena banyak terdapat tanaman bamboo yang digunakan untuk memasak lemang. Abah Aban berjualan lemang di kawasan Desa Teluk Dalam, kecamatan Tenggarong Seberang. Sedangkan Pak Hamsan berjualan di depan kawasan Stadion Aji Imbut Kecamatan Tenggarong Seberang. 

Lemang adalah makanan berbahan dasar beras ketan dan santan kelapa yang dimakan dengan lauk  rabok (abon) ikan haruan, telor asin, sambal goreng, dan sambal biasa.  Lemang dibuat dengan mempersiapkan buluh bamboo terlebih dahulu. Bambu yang digunakan adalah bamboo dengan diameter sekitar 5 hingga 8 cm sesuai selera dan kebutuhan. Pada awalnya bamboo dipotong dari pohonnya dan dibersihkan dan dipotong sepanjang kira-kira 50 cm. selanjutnya bamboo yang sudah dibersihkan dimasukkan daun pisang yang berfungsi sebagai pelapis. 

Kemudian beras ketan dibersihkan dan dicuci bersih dan direndam dalam air bersih selama beberapa menit. Setelah itu air rendaman dibuang dan beras ketan diangkat dan dimasukkan ke dalam bamboo yg sedahg disiapkan setinggi tigaperempat bagian. Setelah itu ditambahkan santan secukupnya dan kemudian siap dibakar. Pembakaran dilakukan selama 2 sampai 3 jam dengan menggunakan kayu bakar. Idealnya kayu bakar yang digunakan adalah jenis kayu karet dengan pertimbangan bara api lebih merata dan konstan. Lemang yang sudah matang dipindahkan ke tempat pembakaran dengan bara api yang lebih kecil untuk menjaga suhu untuk tetap hangat dan siap untuk dijual. 

Konsumen lemang di 3 kawasan tersebut umumnya adalah masyarakat Tenggarong, Samarinda dan sekitarnya. Selain menjual lemang, dijual pula telor asin. Ibu Selvi mengatakan dalam 1 hari terjual sekitar 30 potong bamboo yang dijual seharga Rp.25,000.00. Ibu Selvi juga mengatakan bahwa terkadang menerima pesanan lemang untuk event perkawinan, syukuran dan lain-lain.

Terkait

BERITA Lainnya