img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Camat Aktif Tingkatkan Koordinasi dan Sinkronisasi

date_range 15 Februari 2018 | Oleh : Medsi04
Camat Aktif Tingkatkan Koordinasi dan Sinkronisasi

FOTO Rakor Persiapan Pemilihan Gubernur dan Wagub 2018.

TENGGARONG -Pelaksana tugas Bupati Kutai Kartanegara  Edi Damansyah, Senin Malam (12/2/2018 ) memimpin rapat koordinasi persiapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2018 di Pendopo Wakil Bupati Kukar. Rapat yang digeber Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kukar ini dihadiri Sekda Kukar H Marli, Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan H Chairil Anwar, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan H Sukrawardy, Kepala Kesbangpolmas H Fatekurrahman, Ketua KPU Junaidi Samsuddin, Panwaslu Muhammad  Rahman, Satpol PP, Babinsa, serta  camat Se-Kukar.

Edi Damansyah  dalam  sambutannya  mengatakan  sebagai  perpanjangan  tangan pemerintah pusat dan provinsi, salah  satu  tugasnya  adalah  memberikan  dukungan pelaksanaan  Pilkada  serentak Tahun 2018.  Salah satu bentuk dukungan Pemkab Kukar dalam pilkada adalah penyediaan dana, peningkatan  partisipasi  pemilih  hingga  penyiapan daftar  penduduk potensial pemilih. Dan semua rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan dan menyukseskan pilkada sudah dilakukan oleh pihak KPU, panwaslu, kesbangpol serta jajaran terkait lainnya.

“Mengingat  pelaksanaan  pemilihan  Gubernur  dan  Wakil Gubernur  Kaltim sudah semakin dekat, saya berharap pihak panitia agar lebih meningkatkan  koordinasi dan sinkronisasi agar kesusksesan dan kelancaran kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, termasuk  peran serta seluruh masyarakat dan pihak panitia pelaksana,” kata Edi

Lebih lanjut dikatakannya informasi yang disampaikan KPU berkaitan dengan data dilapangan, yaitu perlu mendiskusikan data yang diperlukan karena  masih banyak  penduduk Kukar yang belum mendapatkan e-KTP, melainkan hanya mempunyai surat keterangan dari camatn  sedangkan menurut KPU  persyaratan utama pendaftaran  pemilih adalah mempunyai e- KTP dan surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil.

Untuk itu, Dia berharap agar seluruh camat bisa memberikan informasi valid mengenai jumlah warganya yang mempunyai hak pilih sekaligus mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur baik pemasangan baleho, spanduk dan umbul – umbul maupun lokasi pelaksanaan. Sementara itu , menurut Ketua KPU Kukar Junaidi Samsuddin, pihaknya telah melakukan gerakan pemuktahiran data pemilih dengan melakukan pencocokan dan penelitian ( Coklit ) sejak Tanggal 20 Januari sd 18 Pebruari 2018.

“Coklit ini merupakan upaya awal kita melakukan pemutahiran  data  yang  diperoleh Komisi Pemilihan Umum  RI  dari  Kementerian Dalam Negeri.  Jumlah daftar penduduk pemilih potensial pemilihan DP4 Kabupaten Kukar berjumlah  670.458  namun  ini data awal. Dengan coklit ini maka data riil pemilih akan ditemukan, sebab data yang diberikan KPU RI ini bisa saja kurang atau bisa lebih. Dari  seluruh hasil pemutahiran data coklit selanjutnya akan di cross cek ke Disdukcapil untuk mengetahui kebenaran data dilapangan,” kata Junaidi.

Sementara syarat untuk dapat memberikan hak suara dalam pemilu, menurut Junaidi Samsuddin yaitu menggunakan e-KTP, serta  surat keterangan yang ditanda tangani Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. “Kami sangat berharap dukungan Pemkab Kukar serta dinas instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah konkrit yang harus dilakukan dalam mensukseskan Pilkada, karena saat ini tidak semua masyarakat Kukar mempunyai e-KTP, dan banyak masyarakat belum terekam e- KTP,” kata Junaidi lagi (Medsi04).

Terkait

BERITA Lainnya