img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Plt Bupati Kukar Pimpin Peringatan Peristiwa Merah Putih

date_range 29 Januari 2018 | Oleh : Medsi01
Plt Bupati Kukar Pimpin Peringatan Peristiwa Merah Putih

FOTO Plt Bupati Kukar Edi Damansyah saat memimpin upacara parade peringatan peristiwa merah putih di Sangasanga.

TENGGARONGUpacara Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke 71 dilapangan Gelora Patra, Kecamatan Sangasanga, berlangsung tertib dan khidmat, Sabtu (27/1/2018). Adapun selaku inspektur upacara (Irup) pada peringatan tersebut Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah.  Upacara parade merah putih tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur, Ketua DPRD dan Anggota FKPD Kukar, para Veteran, Pimpinan Ormas, Tokoh Masyarakat, Pemuka Agama dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dibacakan Plt Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, tujuh puluh satu tahun silam tepatnya 27 Januari 1947, para pejuang Sanga Sanga dengan gagah berani bertempur melawan aksi pendudukan Belanda. Peristiwa heroik itu telah menorehkan tinta emas yang patut kita kenang sepanjang masa dan sebagai teladan kejuangan bagi generasi sekarang dan generasi mendatang untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.

Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan perjuangan berskala Nasional yang sepantasnya menjadi catatan sejarah penting di antara catatan sejarah Nasional lainnya. Sebagai bangsa yang besar, kita seharusnya pandai menghargai jasa-jasa para pahlawan. Oleh karena itu lanjutnya, jejak perjuangan mereka harus kita kenang, harus kita hargai dan patriotisme kepahlawanan mereka harus pula kita tularkan kepada semua generasi bangsa. Jiwa dan semangat patriotisme, berbangsa dan bernegara di kalangan generasi muda, di era globalisasi ini tidak boleh terkikis dan luntur.  

Untuk itu, Gubernur Kaltim mengatakan agar pemahaman akan sejarah dan penghargaan terhadap para pahlawan dan pejuang kemerdekaan, dari sejak dini harus ditanamkan pada anak-anak, agar tidak lupa pada jejak langkah para pejuang pendahulu yang berkorban dan berjuang luar biasa bertaruh harta benda dan nyawa yang tak ternilai harganya. Menurutnya, peristiwa Merah Putih Sangasanga, menggambarkan betapa kokohnya persatuan, senasib sepenanggungan di antara warga kota Sanga Sanga pada masa itu. Mereka berkorban, berjuang tanpa melihat dan membeda-bedakan asal usul etnis, agama, latar belakang kelompok, golongan dan identitas lainnya, tetapi satu tujuan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Masih melalui sambutan tertulisnya Gubernur Kaltim mengajak melalui peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih tersebut untuk laksanakan Gerakan Nasional Revolusi Mental di segala bidang. Apakah sebagai Aparatur Sipil Negara, TNI/Polri, Pengusaha, Pimpinan Partai Politik, Pimpinan Organisasi Sosial, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Wanita, dalam kapasitas apapun. (Medsi01)

 

Terkait