img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Revitalisasi sekolah dengan metode swakelola lebih efektif

date_range 09 Januari 2018 | Oleh : Medsi04
 Revitalisasi sekolah dengan metode swakelola lebih efektif

FOTO Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan

TENGGARONG–Kualitas sarana prasarana pendidikan adalah salah satu parameter penunjang dan keberhasilan proses penyelenggaraan pendidikan. Perhatian terhadap kualitas sarana parasarana pendidikan saat ini masih jauh dari harapan, terlebih bagi sekolah yang berada didaerah terdepan, terluar dan tertinggal. Permasalahan tersebut penting untuk ditangani lebih serius karena berpengaruh pada kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar. Demikian dikatakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Hifsi G Fachrannas pada peresmian SDN 003 Desa Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang yang merupakan bantuan dari program revitalisasi sekolah dasar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun 2017, Rabu (3/1/2018). 

Menurutnya kondisi bangunannya sudah tidak memenuhi standar teknis dan perlu dilakukan revitalisasi.“Prinsip pemanfaatan bantuan Pemerintah untuk revitalisasi sekolah adalah secara swakelola, efisien, efektif, transparan dan akuntebel,” Pada kesempatan itu ia juga mengatakan bahwa metode swakelola terbukti sangat luar biasa baiknya, lebih efisien jika dibandingkan melalui metode pelelangan umum. “Ternyata dengan bantuan pemerintah kurang lebih Rp 1,158 M dapat membangun 5 ruang kegiatan belajar, 1 ruang UKS, 1 ruang perpustakaan dan 4 buah toilet. Kalau dibandingan dengan belanja modal melalui belanja pelelangan dana sebesar Rp 1, 158 M hanya bisa membangun 3 ruang kegiatan belajar , tanpa bangunan UKS, Perpustakaan dan toilet, “tegasnya.

“Tahun ini angka DAK Kukar kurang lebih Rp 11 Milyar, yang terdiri dari Rp 7,9 milyar untuk SD, Rp.2,7 milyar untuk SMP, dan Rp.1,5 milyar untuk SKB. Dan ini untuk pertama kali SKB mendapat bantuan DAK. Insya Allah tahun 2018 dana tersebut dilaksanakan dalam bentuk swakelola. Hifsi juga menjelaskan bahwa dana swakelola yang diterima oleh SDN 003 Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang dikelola oleh panitia pembangunan sekolah ( P2S ).Hifsi mengucapkan terima kasih kepada kepala Desa Embalut yang telah membantu memfasilitasi penyiapan lahan sehingga pembangunan gedung dapat berjalan lancar, termasuk kepada PT Kitadin atas kontribusinya dalam pematangan lahan, serta bantuan lainnya sehingga pembangunan SDN 003 Desa Embalut dapat selesai tepat waktu.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan, melakukan berbagai terobosan yakni dengan program revitalisasi pembangunan sarana dan prasarana SD yang sudah berlangsung sejak tahun 2010. Dinas Pendidikan Kukar mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan untuk SD dan SMP sedangkan untuk SMA sudah berpindah ke pemerintah provinsi. (Betty-Medsi04)

Terkait

BERITA Lainnya