img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Kukar Gelar Hut DWP ke 18

date_range 20 Desember 2017 | Oleh : medsi 03
Kukar Gelar Hut DWP ke 18

FOTO Asisten III Bidang Umum Drh Suriansyah Haji Nawi memberikan potongan tumpeng kepada Ketua DPW Kabupaten Kukar Hernawati Bahrul.

TENGGARONG -Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dipusatkan di Pendopo Odah Etam Tenggarong berlangsung meriah, Selasa(19/12/2017). Adapun tema HUT DWP ke 18 adalah Pengembangan Kualitas Isteri ASN Menuju Ketahanan Keluarga. Acara diawali dengan fasion show oleh perwakilan DWP UP Dinas, Badan dan Kantor.  Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah Lomba Paduan suara Hymne dan mars  sebagai juara pertama diraih DWP Satpol PP Kukar, Juara kedua Kementrian Agama dan Juara ketiga Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Sedangkan untuk lomba kue berbahan dasar jagung  juara pertama diraih oleh Dinas Pertanian, juara ke dua diraih oleh Dinas Perindustrian dan juara ketiga diraih oleh Dinas ESDM. Di kesempatan itu Asisten III Bidang Umum Drh Suriansyah Haji Nawi  memberikan potongan tumpeng kepada Ketua DPW Kabupaten Kukar Hernawati Bahrul, Suriansyah juga sempat memberikan potongan kue ulang tahun  DWP kepada  sang istri Sri Sahid Adwimiyem.

Dalam sambutan Plt Bupati yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Umum Drh Suriansyah Haji Nawi mengatakan bahwa perjalanan 18 tahun DWP tidak dapat dipisahkan oleh sejarah lahirnya DWP yang diprakarsai oleh Mentri Dalam Negeri Amir Mahmud pada rapat Gabungan Dewan Pembina dan pengurus KORPRI pada 9 Mei 1973 yang mendorong perlunya wadah pemersatu bagi organisasi istri pegawai Republik Indonesia.

Dalam perkembangannya, reformasi tahun 1999 memberikan kekuatan bagi  dharma wanita untuk menyelenggarakan munaslub dan berubah nama menjadi Dharma Wanita Persatuan dengan paradigma baru. Ia juga berharap dengan paradigma baru DWP akan mendukung pemerintah dengan program kerja untuk mensejahterakan anggota, keluarga dan masyarakat dengan program-program berkelanjutan yang memiliki dampak ganda untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, keluarga dan masyarakat sekaligus meningkatkan peran serta perempuan dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial Budaya dan politik.

Plt Bupati juga meminta partisipasi anggota DWP sebagai istri dari ASN  untuk membantu pelaksanaan program-program pemerintah  dilapangan sehingga tujuan dari pembangunan bisa cepat terwujud. DWP sendiri masih perlu melangkah dan masih banyak masalah yang perlu diselesaikan. Salah satunya adalah peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga karena sebagai perempuan merupakan pelaku utama dalam ketahanan keluarga.

Sementara itu, Ketua DPW Kabupaten Kukar Hernawati Bahrul mengatakan usia ke 18 merupakan usia yang cukup dewasa untuk mengambil keputusan menuju organisasi yang mandiri dengan visi menjadi organisasi istri ASN yang profesional untuk memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa. Ia juga mengatakan sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis, berperan aktif dalam pembangunan nasional.

“Kontribusi DWP dalam turut serta menyelesaikan masalah bangsa telah masuk dalam program prioritas yang telah kami tetapkan bersama yaitu pembinaan pendidikan di lingkungan DWP dan masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Produktif dan Kreatif bagi anggota dan masyarakat serta Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” kata Hernawati. Hernawati berharap  semua tingkat kepengurusan bisa ikut aktif dan berperan nyata sebagai motivator lapangan, memberikan advokasi kepada anggota dan masyarakat dalam penyelesaian masalah bangsa secara antisipatif. “Kita tidak bisa tinggal diam melihat kemerosotan moral yang terjadi saat ini seperti kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak, termasuk kekerasan seksual yang terjadi terhadap anak-anak di bawah umur, penyalahgunaan dan peredaran narkoba khususnya di kalangan remaja” imbuhnya. (medsi 03)

Terkait

BERITA Lainnya