img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Sekda Tinjau Tanggul Irigasi Persawahan Desa Bukit Raya yang Jebol

date_range 12 Desember 2017 | Oleh : Medsi05
Sekda Tinjau Tanggul Irigasi Persawahan Desa Bukit Raya yang Jebol

FOTO Sekda Kukar Marli, saat meninjau Jebolnya Tanggul Irigasi Persawahansaat di Desa Bukit Raya Samboja.

TENGGARONG –Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Marli meninjau tanggul irigasi persawahan di Desa Bukit Raya Kecamatan Samboja yang jebol, Senin (11/12/2017). Turut hadir mendampingi Sekda Kukar, Kepala BPBD Kukar Marsidik, Plt Dinas PUPR Kukar M Yamin, Kabag Pembangunan Hamly, serta Kabid Pertanian dan Peternakan Syamsul Makruf. Kepala Desa (Kades) Bukit Raya Tutup Sunarto mengatakan peristiwa jebolnya tanggul irigasi persawahan sudah disampaikan kepada Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Kukar Marli, Plt Dinas PUPR M Yamin, dan Dinas Pertanian dan Peternakan.

“Tanggul ini jebol sejak Sabtu 9 Desember 2017 lalu, akibat tingginya volume air Sungai Bulu, ” kata SunartoIa berharap kehadiran Sekda Kukar dan rombongan dapat memberikan  jalan solusi terbaik, sehingga jebolnya tanggul ini segera bisa teratasi dengan tanggap darurat. “Saat ini kami tidak memiliki dana untuk memperbaiki tanggul yang jebol tersebut, kami berharap pemerintah dapat segera membantu memperbaikinya,” kata Sunarto

Lebih lanjut dikatakannya saat ini Sungai Bulu yang melintasi desa mereka mengalami pendangkalan, sehingga tidak mampu menampung debit air, namun akibat pendangkalan tersebut tidak diperjelas oleh Sunarto. “Sudah lama Sungai Bulu tak pernah lagi dilakukan normalisasi,” tandasnya. Sementara itu, Sekda Kukar Marli meminta kepada jajaran Pemerintahan Kecamatan Samboja, jajaran Pemerintahan Desa Bukit Raya, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kukar, perusahaan tambang, serta OPD terkait untuk duduk bersama mencari solusi guna penanganan jebolnya tanggul tersebut. "OPD terkait cepat cari solusi, agar tanggul yang jebol tersebut dapat segera diperbaiki,” ujar Marli.         

Untuk diketahui, Desa Bukit Raya Kecamatan Samboja merupakan salah satu lumbung beras di Kaltim. Desa Bukit Raya sendiri dihuni 1.900 jiwa dimana 80 persen diantaranya bergantung dari pertanian. Total luas persawahan mencapai 300 hektare dari 2 ribu hektare wilayah desa. Petani yang terendam sawahnya kini sudah lima kelompok tani. Masing-masing kelompok menaungi 20 hingga 30 petani.(Abdul Rahman/Medsi05)  

Terkait

BERITA Lainnya