img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Badan ADHOC PPK se Kukar Dilantik

date_range 15 November 2017 | Oleh : Medsi 03
Badan ADHOC PPK se Kukar Dilantik

FOTO Suasana Pelantikan PPK Se- Kab kukar serta Ucapan Selamat Oleh sekda Kukar.

TENGGARONG –Badan ADHOC Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se- Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dalam Rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun 2018, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KPU Kukar Junaidi Samsuddi di Ballroom Mulawarman Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Jumat  (10/11/2017). Turut menyaksikan kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Marli, Ketua KPU Prov Kaltim Ida Farida, dan Ketua Panwaslu Kukar Abdurahman.
 
Ketua KPU Kukar Junaidi Samsuddin mengatakan jumlah yang mendaftar sebagai PPK sebanyak 430 orang, sedangkan yang mendaftar menjadi PPS sebanyak 2.104 orang. “Mereka telah melalui  proses seleksi baik tes tertulis  dan wawancara, dan terpilih karena telah memenuhi syaratan menjadi anggota PPK dan PPS,” kata Junaidi. Pada kesempatan itu, Ia mengingatkan kepada anggota PPK yang baru dilantik tentang tugas, wewenang, dan kewajiban  sebagai penyelenggara pemilihan, dimana salah satunya adalah  melaksanakan semua tahapan pemilihan sebagaimana yang sudah ditetapkan  dan diputuskan  oleh KPU Prov Kalimantan Timur diwilayah kecamatan masing – masing.
 
Sementara itu, Marli dalam kesempatan itu memberikan ucapan selamat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Kutai Kartanegara, yang telah mampu melaksanakan tahapan  Pemilihan  Umum 2018, sesuai amanat  dari PKPU No 1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan  Pemilihan  Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota pada tahun 2018, khususnya di daerah Provinsi Kalimantan Timur. “ Demikian juga yang telah terpilih menjadi anggota PPK telah mendapatkan kesempatan dan kehormatan dari negara untuk ikut serta berperan aktif dalam pelaksanaan  pesta demokrasi yang akan menentukan  nasib daerah kita  Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.
 
Marli mengingatkan kepada anggota yang telah terpilih, menjadi anggota PPK dan PPS tidaklah memiliki tugas dan wewenang yang ringan,  untuk itu ia berharap kepada anggota yang telah terpilih untuk senantiasa berkoordinasi, bekerjasama, dan saling mendukung. Ia juga meminta agar anggota PPK dapat melakukan sosialisasi  pendekatan dengan anggota masyarakat, khususnya di wilayah kecamatan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pilgub Provinsi Kalimantan Timur tahun 2018 nanti.
 
“Tugas ini merupakan amanah  yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik – baiknya, yang paling penting tetap jaga netralitas sebagai penyelenggara, jangan sampai kehilangan kepercayaan masyarakat sehingga menciptakan stigma yang buruk bagi penyelenggaran demokrasi khususnya dibumi etam Kutai Kartanegara, “pungkasnya.(Yuliati-Medsi03)

Terkait