img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Plt Bupati Kukar Tutup Kongres Dunia CIOFF

date_range 30 Oktober 2017 | Oleh : Medsi03
Plt Bupati Kukar Tutup Kongres Dunia CIOFF

FOTO Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat memberikan cendaramata kepada Presiden CIOFF Dunia Mr Philippe Beussant

TENGGARONG – Pelaksanaan Kongres Dunia CIOFF ke-  47 yang digelar di Tenggarong sejak Tanggal 20 hingga 29 Oktober 2017, secara resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Jumat malam (27/10/2017).

Dalam sambutannya Plt Bupati Kukar mengucapkan rasa syukur bahwa kongres dunia ke 47 CIOFF telah berjalan dengan baik, sukses, dan lancar di Kota Tenggarong.

“Serangkaian  keputusan organisasi  telah diambil  dan ditetapkan, saya ucapankan selamat kepada Mr Philippe Beussant atas terpilihnya kembali sebagai Presiden CIOFF Dunia Periode 2017- 2021,” kata Edi Damansyah

Dikatakan Edi, pelaksanaan kongres dunia CIOFF ini , bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kukar menjadi momentum yang baik bagi Kukar  khususnya dan bagi Indonesia umumnya, untuk menyampaikan kepada publik untuk bergerak secara bersama dalam upaya menggali, menumbuhkembangkan  dan melestarikan warisan budaya luhur yang dimiliki dimanapun berada.

Melalui kerjasama dengan CIOFF Idonesia, Pemerintah Kab Kukar juga akan menyelenggarakan  Festival Kesenian  Rakyat Internasional berkenaan dengan Upacara Adat Erau yang bernama Erau Adat Kutai dan Internasional  Folk Arts Festival.

“ Melalui festival ini, kami berkeinganan  agar dunia mengenal  tradisi adat Kesultanan Kutai yang sudah berlangsung sejak abad 13, serta berupaya membangun sikap saling menghormati dalam pergaulan budaya antar bangsa sejalan dengan misi perdamaian dunia melalui program budaya yang diusung oleh CIOFF,”ujar Edi.

Lebih lanjut Edi mengatakan, Kabupaten Kukar memang bukan daerah metropolitan, tetapi Pemda Kukar berupaya melakukan pembangunan daerah  sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dengan tetap memperhatikan kearifan lokal yang dimiliki.

“ Kami berharap ditengah padatnya kegiatan kongres dunia CIOFF ini, peserta kongres masih dapat menikmati suasana  kota kecil, cita rasa kuliner daerah, hangatnya suhu udara, berbagai kerajinan daerah serta  seni budaya daerah yang telah disajikan. “pungkasnya.

Penutupan Kongres Dunia ke 47 CIOFF ditandai dengan penyerahan bendera CIOFF oleh Priseden CIOFF Mr Philippe Beussant kepada Plt Bupati Kukar Edi Damansyah serta penyerahan cindera mata berupa kalung manik serta senjata khas Kutai yaitu mandau oleh Plt Bupati kepada salah satu Panitia kongres Dunia ke 47 CIOFF.

Terkait

BERITA Lainnya