img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Pramuka Tetap Konsisten Dan Fokus Dalam Mendidik Kaum Muda

date_range 19 Oktober 2017 | Oleh : Medsi 04
 Pramuka Tetap Konsisten Dan Fokus Dalam Mendidik Kaum Muda

FOTO Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Edi Damansyah saat menyampaikan sambutan.

TENGGARONG -Puncak peringatan hari ulang tahun Pramuka ke 56 Tahun 2017 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dilaksanakan di Bumi Perkemahan Waduk Panji Sukarame Tenggarong, Rabu (18/10/2017). Bertindak selaku komandan upacara Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar Edi Damansyah, turut hadir Dandim 0906  Tenggarong Letkol Inf Jansen P Nainggolan dan  Ketua Kwartir Daerah Kaltim HM Hatta Zainal.

Puncak peringatan HUT Pramuka ke 56 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara ditandai juga dengan penyerahan Penganugerahan tanda penghargaan Lencana Dharmabakti dan Lencana Pancawarsa  dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr Adhyaksa Dault,pemberian penghargaa   Kwartir ranting Pramuka tergiat I,II dan III, Penyerahan penghargaan Pramuka Garuda kwartir cabang gerakan Pramuka Kukar Tahun 2017 , Penyerahan keberhasilan peringat IV sampai 18 tingkat prestasi Kwaran, sekaligus pelepasan Regu Bougenvile Kwaran Muara Badak Kwartir Cabang Kutai Kartanegara untuk mewakili Kwartir daerah Kaltim dalam lomba tingkat V di Jakarta yang akan berlangsung dari Tanggal 22 s/d 28 Oktober 2017. Acara tambah meriah dengan penampilan berbagai atraksi dari siswa berkebutuhan khusus/ SDLB, tari dan gerak Pramuka Kukar serta penampilan drumband SMA Negeri 1 Tenggarong.    

Edi Damansyah mengatakan gerakan kepanduan sebagai cikal bakal gerakan pramuka telah ada dibumi pertiwi sejak masa penjajahan Belanda tepatnya pada Tahun 1912 dengan nama kelompok,  baik berdasarkan nama etnik maupun keagamaan. “Jadi sudah 105 tahun eksistensinya di Indonesia, Namun yang penting dipahami bahwa filosofi dan nilai – nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, ” kata Edi Damansyah yang juga Plt Bupati Kukar.

Setelah para pandu Indonesia yang merintis Sumpah Pemuda Tahun 1928 dan mendorong Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 1945, dan kemudian berkembang menjadi banyak organisasi kepanduan. Menurutnya gerakan Pramuka merupakan penyatuan dari 60 organisasi kepanduan untuk dapat menjadi perekat bangsa. Pada masa itu, dijelaskannnya Presiden Soekarno telah menyerahkan panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka pada Tanggal 14 Agustus 1961 yang berpesan bahwa Gerakan Pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia. 

Pesan Bung Karno ketika itu, Berusahalah Sehebat–Hebatnya Untuk Mengembangkan Dan Meluaskan Gerakan Pramuka. Sejak saat itu,setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik dikota maupun didesa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan Aku Pramuka Indonesia,” kata Edi. 

Ia yakin Pramuka dapat menyatukan bangsa ini ketika banyak pihak yang memiliki berbagai kepentingan lainnya. Potensi gerakan Pramuka sangat besar, mimpi dan visi misinya besar, anggota terbesar diseluruh pelosok tanah air, dan jaringan yang kuat dengan organisasinya yang terstruktur secara sistematis,” jelas Edi Damansyah. 

Ditambahkannya juga, Pramuka tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter melalui berbagai kegiatan yang lebih melibatkan kaum muda untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa, utamanya menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya. Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada Satya dan Dharma Pramuka, menurutnya  harus benar–benar tertanam pedoman bersikap dan berperilaku.  Anggota Pramuka harus lebih aktif, produktif dan kreatif dalam menyuarakan atau mengabarkan keadaan disekitarnya. Pramuka tidak sekedar hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga menjadi produsen informasi. Selain memberitakan informasi di media sosial, Pramuka juga merespon dan menolongnya ditempat. Inilah spirit baru Gerakan Pramuka diera digital. Keberadaanya dimedia sosial maupun didunia nyata harus lebih terasa kehadirannya, bukan untuk dirinya, tetapi juga untuk masyarakat luas, “ungkapnya. 

Selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kukar, Ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Kepada Pemerintah, ia berharap agar Gerakan Pramuka selalu diberi ruang dan dukungan untuk dapat terus meralisasikan visi – misinya, khususnya terhadap pelaksanaan pembentukan karakter kaum muda di seluruh Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebab ia sangat yakin bahwa Pramuka inilah garda terdepan bangsa, garda terdepan Pancasila yang merupakan aset penting bagi keutuhan NKRI. Gerakan Pramuka telah mencapai usia 56 Tahun merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sampai saat ini semangat itu tidak pernah pudar, dan tidak boleh pudar. Ia bersama jajaran pengurus selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi kaum muda dan Indonesia. Dalam Gerakan Pramuka inilah tidak ada sekat – sekat politik, daerah, agama dan telebur menjadi ke Bhenikaan yang indah.  

“Saya menghimbau kepada masyarakat secara luas khususnya para orangtua dan guru, agar tidak ragu– ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungannya kepada putra – putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di gugus depan masing – masing,” harapnya lagi  ( Medsi 04/ Betty )

Terkait