img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Tokoh Lintas Agama dan Adat di Muara Jawa Ikrarkan Kedamaian Berbangsa

date_range 10 Oktober 2017 | Oleh : Medsi01
Tokoh Lintas Agama dan Adat di Muara Jawa Ikrarkan Kedamaian Berbangsa

FOTO Suasana Penyampaian Ikrar Kedamaian Berbangsa oleh Tokoh Lintas Agama, Adat di Muara Jawa, Kutai Kartanegara

TENGGARONG - Para Tokoh Lintas Agama dan  Adat di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sepakat menjaga perdamaian, kesepakatan tersebut ditandai dengan Deklarasi Damai Kebangsaan di Lapangan H Sudirman Jalan Sukarno-Hatta, RT 28 Kelurahan Muara Jawa Ulu, Jumat, (6/10/2017).

Deklarasi damai dipimpin oleh Ketua Lembaga Adat Kecamatan Muara Jawa H. Sudirman diikuti oleh perwakilan tokoh agama, suku yang ada di Muara Jawa termasuk Camat Muara Jawa Safruddin, Kapolsek AKP Triyanto, S.IK dan Danramil 0906-05 Muara Jawa Kapt CBA Sutrisno disaksikan para undangan.

Ada empat poin deklarasi kebangsaan yang diikrarkan yakni akan selalu menjaga kerukunan antar suku di kecamatan Muara Jawa, Siap memelihara empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, Bhinika Tunggal Ika dan NKRI, selanjutnya siap turut serta dalam pelaksanaan program pembangunan apakah itu pemerintah daerah maupun pusat.

Ketua Lembaga Adat Kecamatan Muara Jawa H. Sudirman, mengatakan ikrar damai tersebut bertujuan agar Muara Jawa tetap kondusif terlebih mendekti Pemilu Gubernur Kaltim tahun 2018 mendatang.

“Kita ingin daerah yang kita cintai ini tetap kondusif, jika daerah kita kondusif, kita mudah membangun,” tegas Sudirman.

Lanjut Sudirman, pihaknya juga menolak terhadap segala bentuk fitnah, berita bohong yang tujuannya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa juga masuk dalam poin deklarasi kebangsaan ini.

“Poin penting lainnya adalah komitmen untuk menjaga kebhinekaan dan persatuan bermasyarakat, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Damai Muara Jawa, Damai Kutai Kartanegara, Damai Kalimantan Timur dan Damai Indonesia,” Jelasnya.

Camat Muara Jawa Safruddin dalam arahanya sebelum pembacaan ikrar pemeluk tokoh lintas agama, kepala suku, adat dan masyarakat agar, tidak lagi menonjolkan egonya sendiri-sendiri.

“Dalam istilah keseharian jangan menggunakan kata saya,  tapi gunakanlah kata kita,” ujar Safruddin.(Margini S Prasetya/Medsi01)

Terkait

BERITA Lainnya