img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Sebanyak 32 Peserta Semarakkan Kostum Karnaval

date_range 10 Oktober 2017 | Oleh : Medsi05
Sebanyak 32 Peserta Semarakkan Kostum Karnaval

FOTO Kadispar Kukar Sri Wahyuni (3 kiri) bersama Pasipers Kodim 0906/Tgr Kapten Mashuri (3 kanan), dipanggung utama Tenggarong Fair menyaksikan TKC

TENGGARONG- Dinas Pariwisata ( Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Tenggarong Kutai Carnaval ( TKC) menggelar karnaval khas Kutai yang bertemakan Sampe dan Sumpit, Sampe dan Sumpit sendiri merupakan alat musik dan senjata asli suku Dayak Kalimantan.

Start dimulai di Stadion Rondong Demang Panji Tenggarong dan finish atau berakhiri depan Kedaton Kutai Kartanegara Jalan Monumen Timur, Sabtu (7/10/2017).

Kepala Dispar Kukar Sri Wahyuni mengatakan sebagai event tahunan, Kutai Karnaval tetap dilaksanakan meskipun dengan kondisi terbatas. Menurutnya Kutai Karnaval diikuti 32 peserta yang terdiri dari 28 orang talent dewasa, dan 4 orang talent anak-anak.

“Mereka akan memamerkan berbagai tema dan lima orang peserta nantinya akan menampilkan desain baru untuk karnapal kostum pada tema Sampe dan Sumpit hari ini. Selebih peserta lagi nanti akan memakai kostum karnaval yang pernah ditampilkan pada tahun sebelumnya, tapi akan lebih di modifikasi lagi oleh management atau talent-talent dari TKC itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Sri sebagai event tahunan, TKC tidak dapat dipisahkan dengan  Festival Kota Raja (FKR).

“Walupun dengan format yang berbeda paling tidak mereka punya ruang memperkenalkan diri untuk beraktualisasi dalam event seperti ini,” ujar Sri

Lebih lanjut dikatakannya, selain memfasilitasi pelaku seni tradisi, Dispar juga memfasilitasi pelatih seni kontemporer. Melalui gelar seni ini masyarakat dapat melihat serta menikmati pertunjukkan karya- karya kreative dari management TKC. Diantaranya,  bagaimana cara membuat kostum dari kearifan lokal,  misalnya pada tahun ini bertemakan Sampe dan Sumpit.

“Ini merupakan tantangan ide yang sangat bagus, dengan  tema- tema yang diangkat khas dari alat musik khas suku Dayak. Kami berharap kedepan TKC tidak hanya tampil di moment–moment FKR, tapi mempersilahkan juga bagi institusi atau lembaga pemerintah ataupun swasta yang mengundang management TKC," tutur Sri.

Sementara itu, salah satu peserta talent TKC asal Tenggarong, Santra mengungkapkan sangat senang bisa ikut meramaikan acara karnaval tahunan ini.

“Kegiatan ini merupakan hobinya dan diikutinya sejak 2015 lalu. Berbagai festival kostum karnaval telah dia ikuti mulai dari dalam kota maupun luar provinsi,” ujar Santra

Pihaknya berharap tahun depan kegiatan semacam itu, bisa lebih maju dan lebih menarik lagi, agar para penonton berdatangan untuk menyaksikan pesta kostum karnaval di kota Raja Tenggarong. (Abdul Rahman/Medsi05)

Terkait

BERITA Lainnya