img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Ikan Keramba Eks Tambang Masih Aman di Konsumsi

date_range 14 September 2017 | Oleh : Medsi01
Ikan Keramba Eks Tambang Masih Aman di Konsumsi

FOTO Embung Eks Tambang.

TENGGARONG –Keberadaan embung-embung eks Tambang Batubara yang berada di Kecamatan Tenggarong seberang Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar terutama dijadikan sebagai tempat budidaya ikan keramba. Namun dari hasil ikan keramba tersebut masih menimbulkan berbagai pertanyaan terkait aman tidaknya dikonsumsi masyarakat.
 
 
Menjawab keraguan masyarakat untuk mengkonsumsi hasil ikan keramba, Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah angkat bicara, menurutnya berdasarkan hasil riset yang sudah dilakukan beberapa instansi kementerian bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebutkan bahwa ikan keramba yang dibesarkan dalam embung eks tambang masih dibawah baku mutu standar. Artinya ikan keramba masih aman untuk dikomsumsi,” kata Edi Damansyah usai menerima kunjungan tim Monitoring Kemendes RI di Kediamannya, Tenggarong, Rabu (13//9/2017).
 
 
Menurut Edi, embung eks tambang tersebut sebenarnya masih ada kewajiban para pemegang ijin usaha. Mana yang bisa dimanfaatkan seperti pengairan persawahan, budidaya keramba dan lainnya. Dan sebaliknya mana saja embung yang tidak dapat dimanfaatkan agar dilakukan penimbunan kembali sesuai dengan dokumen amdal yang sudah ada.
 
Kenyataannya embung-embung tersebut sedang dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat budidaya ikan. Sedangkan revisi dokumen amdalberkenaan pemanfaatan embung-embung tersebut saat ini sedang kita bahas, selain perlu ada kebijakan secara umum yang dilakukan oleh kementerian,” ujarnya.
 
Sementara itu Kasub Program Kemendes RI Agung R Kurniawan mengatakan bahwa embung eks tambang di Kukar bisa saja dimanfaatkan secara ekonomis oleh masyarakat, baik itu budidaya keramba ikan maupun sebagai pengairan irigasi persawahan warga, tentunya harus ada diperkuat dengan regulasi.
 
“Sudah disebutkan bahwa, sejauh ini hasil riset IPB menyebutkan bahwa kadar keracunan airnya yang tinggi dihasilkan oleh tambang nikel, emas, dan timah. Sedangkan batubara termasuk yang paling ringan, aman. Saya rasa keberadaan keramba eks tambang ini perlu dilanjutkan demi kepentingan masyarakat secara ekonomis,” Jelasnya. (Margini S Prasetya/Medsi01)
 

Terkait

BERITA Lainnya