img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Tim Kemendes RI Monitoring Kawasan Pedesaan di Kukar

date_range 14 September 2017 | Oleh : Medsi01
Tim Kemendes RI Monitoring Kawasan Pedesaan di Kukar

FOTO Tim Kemendes RI dipimpin Agung melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah terkait monitoring kawasan pedesaan.

TENGGARONG -Tim Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan (PKP) dipimpin Kasub Program Agung R Kurniawan melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar)Edi Damansyah di rumah jabatan Wabup, Tenggarong, Rabu (13/9/2017).
 
 
Turut hadir kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Adinur dan Akademisi Unikarta
Dalam pertemuan itu, Agung mengatakan kehadirannya ke Kukar dalam rangka memonitoring kawasan pedesaan yang ada wilayah Kukar. “Saya sudah meninjau lokasi kawasan pedesaan di Kecamatan Loa Kulu, dan selanjutnya di Desa Bangun Rejo Kecamatan TenggarongSeberang, untuk melihat potensi perkembangan kawasan yang sudah dibangun,” katanya.
 
 
Selain itu, pihaknya juga meninjau keberadaan embung yang merupakan salah satu prioritas program kementerian. Dimana wilayah Kukar banyak terdapat embung eks tambang“Saya sudah melihat, embung di Kukar sangat banyak dan rata-rata eks tambang, yang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat baik untuk budidaya ikan keramba maupun sebagai irigasi pengairan sawah. Inilah yang akan kita coba manfaatkan baik itu secara ekonomis maupun untuk pengairan persawahan para petani, termasuk regulasinya yang harus kita perkuat,” ujarnya.
 
 
Ditambahkan dia, dari hasil monitoring ini nantinya bisa menjadi masukan untuk introsfeksi bagi kementerian, sehingga program-program pedesaan kedepannya jauh lebih baik lagi. Sementara itu Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah menyambut baik kehadiran tim Kemendes dalam monitoring kawasan pedesaan di Kukar. “Ada dua Kecamatan yang sudah kita tetapkan sebagai pilot projet kawasan pedesaan yakni Loa Kulu dan Tenggarong seberang,” kata Edi.
 
 
Dari hasil monitoring diharapkan adanya penguatan tim organisasi kabupaten dan kementerian, sehingga tercipta sinergisitas dengan baik. Penguatan organisasi sangat penting, sehingga program-program prioritas dikawasan ini dapat berjalan baik, terutama menyangkut pendanaanbaik melalui APBD maupun dari  Kementerian Desa,” ujarnya. (Margini S Prasetya/Medsi01)

Terkait

BERITA Lainnya