img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Wabup Kukar Lakukan Panen Perdana Tanaman Jelai

date_range 11 September 2017 | Oleh : Medsi 03
 Wabup Kukar Lakukan Panen Perdana Tanaman Jelai

FOTO Wabup Edi Damansyah Memotong Pohon Jelai didampingi Camat Loa Kulu Ardiansyah.

TENGGARONG –Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah  melakukan panen perdana tanaman Jelai di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Gunawan (PKBM Gunawan) Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu. Selasa (5/9). Penen perdana jelai tersebut merupakan hasil kajian karakteristik varietas jelai (Coix Lacryma–Jabi L) sebagai plasma nuftah tanaman pangan alternatif di Kabupaten Kukar tahun 2017, dan merupakan rencana kerja tahunan  Badan Penelitian dan Pengembangan  Daerah Kabupaten Kukar.
 
Wabup Kukar sendiri memberikan apresiasi sekaligus menyambut baik terhadap hasil penelitian yang dilakukan oleh Balitbangda Kukar, dimana kegiatan tersebut bisa terlaksana  dengan dukungan dari jajaran pemerintah daerah dan tim peneliti. Dari hasil yang diperoleh, menurut Edi Damansyah tanaman Jelai tersebut sangat baik untuk dikembangkan di Kalimantan Timur khususnya di Kukar, dimana ada beberapa desa di Kukar yang sudah mengembangkan  tanaman jelai tersebut.
 
Ia berharap  adanya dukungan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis melalui fungsi tugasnya masing–masing, guna merancang konsep pengembangannya, sehingga betul–betul menjadi tanaman yang bisa diandalkan untuk menambah penghasilan masyarakat.  “Langkah selanjutnya bagaimana kita menyiapkan rencara strategis untuk mengembangkannya,” Ujarnya.
 
Sementara itu Sekretaris  Balitbangda Kukar  H Yusra menjelaskan kegiatan kajian  Karakteristik  Varietas Jelai merupakan kelanjutan dari kajian identifikasi tanaman Jelai tahun 2016 sebagai sumber pangan alternatif yang diharapkan cukup  potensial dikembangkan  di Kabupaten Kukar,  Hal tersebut tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kukar dan merupakan rencana kerja tahunan Balitbangda Kukar. Lebih lanjut dikatakannya budidaya tanaman Jelai sebenarnya  telah sejak lama dilakukan oleh petani tradisional di Kukar, Jelai biasanya ditanam  bersamaan dengan padi ladang, namun sejak era program Bimas dan Inmas budidaya tanaman padi, para petani lebih fokus mengembangkan budidaya tanaman padi sawah.  Sehingga budidaya padi ladang secara perlahan mengalami penurunan, demikian pula dengan  pengembangan tanaman Jelai kurang menarik minat masyarakat untuk dikembangkan.
 
“Mencermati fenomena tersebut, Balitbangda Kukar tertarik untuk meneliti dan mengembangkan tanaman Jelai ini sebagai sumber pangan alternatif yang potensial bagi masyarakat untuk masa mendatang di Kukar, “jelasnya. Acara dihadiri Kepala Disperindakop Kukar H Surip, Kadis Pertanian, Penyuluhan dan Peternakan Kabupaten Kukar Sumarlan, dan Camat Loa Kulu Ardiansyah. (Yuliati-Medsi 03)

Terkait

BERITA Lainnya