img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

SPNF SKB Tenggarong Siap Laksanakan Program Penjaminan Mutu

date_range 08 Agustus 2017 | Oleh : Medsi01
SPNF SKB Tenggarong Siap Laksanakan Program Penjaminan Mutu

FOTO BAN PAUD dan PNF saat melakukan visitasi akreditasi di SPNF SKB Tenggarong terkait penjaminan mutu.

TENGGARONG –Keberadaan UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang kini beralih status menjadi Satuan Pendidikan Non Farmal (SPNF) Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) siap melaksanakan Program Penjaminan Mutu. Hal tersebut ditegaskan Kepala SPNF SKB Tenggarong Bukhori, S.Pd, Rabu (2/8/2017). “Saat ini SPNF SKB sedang dilakukan visitasi akreditasi oleh Assesor Visitasi BAN (Badan Akreditasi Nasional) PAUD dan PNF H Kholid Bahalwan M.Pd dan Rifianto selama 2 (dua) hari tanggal 2 s/d 3 Agustus 2017 untuk Program Kesetaraan Paket B dan C, terkait kesiapan pelaksanaan penjaminan mutu,” kata Bukhori.
 
 
Menurut Bukhori, menjelaskan berdasarkan arah kebijakan dan strategi pembangunan bdiang pendidikan yakni meningkatkan kualitas layanan pendidikan non formal kesetaraan. “Artinya SFNP SKB terus berupaya dan berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan, mandiri dan berkualitas, terutama menjamin standar nasional yang sudah ditetapkan dalam program penjaminan mutu Paket  A, B dan kesetaraan Paket C ,” ujarnya.
 
 
Dijelaskan Bukhori, penerapan penjaminan mutu ini diperlukan dukungan dari semua pihak secara luas, mengenai kewajiban untuk melaksanakannya terutama 8 (delapan) standar pendidian kelulusan yakni, isi, proses, pendidik dan kepedidikan, sarana dan Prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan standar penilaian pendidikan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan badan Independen dalam hal ini BAN PAUD dan PNF satuan pendidikan sesuai Permendiknas No.63/2009).
 
“Inilah salah satu tugas kita kedepan, untuk melaksanakan sosialisasi tentang penjaminan mutu pendidikan termasuk peraturan perundangan, kebijakan dan program. Kemudian melakukan pemetaan Mutu pendidikan non formal, hingga menyiapkan program berdasarkan hasil pemetaan mutu,” jelas Bukhori. Ditambahkannya, proses dan sistem tersebut untuk membangun budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.
 
 
“Inilah yang kita harapkan kedepannya, adanya penetapan SPNF SKB Tenggarong menjadi tempat menjalankan program penjaminan mutu, benar-benar terlaksana dengan baik untuk menghasilkan lulusan yang cakap, terampil dan memiliki sikap mulia,” tambah Bukhori optimistis lembaganya lolos akreditasi penjaminan mutu. (Margini S Prasetya/Medsi01) 

Terkait