img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Pemkab Kukar Tandangani MoU Litbang

date_range 21 Juli 2017 | Oleh : Medsi03
Pemkab Kukar Tandangani MoU Litbang

FOTO Wakil Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat melihat produk unggulan yang di pamerkan di Seminar Nasional Ke 1Tahun 2017 Badan Penelitian dan pengembangan Industri Kementrian Perindustrian

SAMARINDA - Balai Riset dan Standarisasi Industri Samarinda  mengadakan Seminar Nasional Ke 1 Tahun 2017 dengan mengusung tema Peranan riset dan inovasi teknologi dalam rangka meningkatkan daya saing industri berbasis sumber daya alam berwawasan lingkungan di Hotel Selyca Mulia Samarinda. Kamis(20/7).  
Dalam acara tersebut dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman(MOU) dan Perjanjian Kerjasama tentang Penerapan Hasil Litbang, Standarisasi Dan Industri Hijau Antara Badan Penelitian Dan Pengembangan Industri Kementrian Perindustrian  Dengan Pemerintah Kabupaten Kukar  Dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
 
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Bupati Kutai Timur H. Ismunandar, Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Industri Kementrian Perindustrian  Ngakan Timur Antara Dan Kepala Baristand Industri Samarinda Wibowo Dwi Putra, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan H Surip, Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Balidbangda) Kukar Ahmad Hardi Dwi Putra.
 
Wabup Kukar Edi Damansyah berterimakasih kepada Badan Penelitian dan pengembangan Industri Kementrian Perindustrian karena Kukar dijadikan sebagai salah satu kabupaten yang menjadi fokus Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementrian Perindustrian  dalam rangka pengembangan dan penerapan hasil Litbang untuk mendukung peningkatan daya saing industri di Kukar. Ia berharap perjanjian kerjasama tersebut dapat secepatnya ditindaklanjuti, sehingga hasilnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kukar. “Kami berharap kerjasama ini,  bisa bersinergi dengan Program Gerbang Raja Jilid II, yang juga terfokus pada transformasi ekonomi dari sektor yang tak terbaharui ke sektor yang bisa diperbaharui,” kata Edi
 
Edi sangat sadar bahwa banyak hal yang harus dilakukan melalui penelitian secara intensif dan ditindaklanjuti dengan program yang benar-benar mendukung hasil penelitian,  serta mengarahkan kegiatan-kegiatan dan  pembiayaan kepada hasil penelitian yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Banyak hal  yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kukar,  salah satunya adalah Program Mbak Rita yaitu program tambak direvitalisasi, dimana tambak-tambak dahulu dijadikan tambak udang dan ikan kemudian tidak lagi dimanfaatkan karena masalah modal dan kondisi alam, selanjutnya dijadikan sebagai tempat budidaya rumput laut dengan inovasi pemberdayaan dari KemenPAN dan RB,” ujarnya
 
Edi juga sangat berharap agar hasil riset ada tindak lanjut dalam implementasi pengembangan dan teknologi industri,  karena Kutai Kartanegara masih dalam bentuk produk mentah (hulu) dan terbatas dalam pengembangan teknologi industri,  untuk itu perlu adanya peran Badan Penelitian dan pengembangan Industri Kementrian Perindustrian guna   pengembangan dan penguatan daya saing industri (hilir). “Pemerintah Kabupaten Kukar sangat komitmen untuk menindaklanjuti  Mou ini dan siap menjadi Pilot Project/Lokus Riset dan pengembangan industri dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan daya saing,” kata Wabup Kukar lagi ( Yuliati-Medsi03)

Terkait