img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Kesultanan Kukar Ing Martadipura Gelar Ritual Menjamu Benua

date_range 20 Juli 2017 | Oleh : Medsi02
Kesultanan Kukar Ing Martadipura Gelar Ritual Menjamu Benua

FOTO Prosesi menjamu benua.

TENGGARONG –Ritual Menjamu Benua, merupakan  Salah satu ritual yang wajib dilakukan saat akan digelarnya Upacara Erau Adat,  Menjamu Benua bermakna memberi makan kepada para gaib yang juga mendiami wilayah Kutai Kartanegara. Ritual Menjamu Benua sendiri dilaksanakan setelah Sultan H Adji Mohamad Salehoeddin II bersama Putra Mahkota Aji Pangeran Prabu Anum Surya Adiningrat melakukan ritual Adat Beluluh di Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Rabu (18/7/2017).
 
Seksi Sakral Lembaga Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Sartin mengatakan  ritual Menjamu Benua tersebut, sebagai sarana untuk memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar Sultan dan kerabatnya diberikan keselamatan, demikian juga masyarakat Kukar atau orang yang berkunjung ke Kota Raja Tenggarong.
 
Ritual tersebut dilepas Sultan H A M Salehuddin II di kediamannya pukul 15.00 wita, kemudian rombongan yang beranggotakan 7 dewa (dukun wanita), 7 belian (dukun pria), 7 orang pangkon bini dan juga 7 orang pangkon laki, serta diiringi penabuh gendang dan pemain gamelan bergerak ke Kepala Benua (Desa Tanah Habang, Mangkurawang), kemudian ke Tengah Benua (depan Museum Mulawarman), dan terakhir ke Buntut Benua (Depan Kantor Bupati Kukar).
 
Semua rombongan tersebut akan membawa sesajen yang diletakkan di tiga titik, adapun isi dari sesajen yang dibawa adalah aneka jajanan pasar (terdiri dari 41 jenis kue basah), nasi tambak, nasi ragi, ayam panggang, mandau, air minum, serta peduduk. Dalam prosesinya dewa melakukan pembacaan mantra (memang) dan membaca doa sambil menebar beras, bunga, dan lain-lain (besawai). Seusai diadakannya kegiatan di tiga titik ini, rombongan kembali menuju kediaman sultan untuk melaporkan ritual telah selesai. (Rudi Irwansyah-Medsi02)

Terkait