img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Sekda Buka Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan RKPD (APBD)

date_range 12 Juli 2017 | Oleh : Medsi03
Sekda Buka Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan RKPD  (APBD)

FOTO Sekda saat memberikan arahan kepada peserta Rakor yang diikuti seluruh Kepala OPD dilingkungan Sekretariat Kabupaten Kukar.

TENGGARONG –Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Marli membuka Rakor Pengendalian  dan Evaluasi Pelaksanaan  RKPD (APBD) Semester I tahun anggaran 2017 Kabupaten Kukar di ruang Serba Guna Kantor Bappeda Tanggarong, Senin (10/7). Panitia Penyelenggara Bahari Joko Susilo mengatakan kegiatan rakor untuk mengetahui capaian terhadap tujuan dan sasaran pembangunan daerah melalui pelaksanaan urusan, program kegiatan dan indikator–indikator kinereja pembangunan daerah.
 
“Dari hasil pengendalian dan evaluasi ini diharapkan didapatkan gambaran, sejauhmana capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam pelaksanaan program kegiatan semester I tahun anggaran 2017, baik yang dibiayai dari APBD kabupaten, dana alokasi khusus (DAK), maupun dana bantuan keuangan provinsi (Bankeu). Lebih lanjut dikatakan Bahari, pelaksanaan kegiatan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan  rapat internalisasi pada tanggal 16 Mei 2017 dan rapat pra Evaluasi Pelaksanaan  RKPD (APBD) semester I tahun anggaran 2017 pada tanggal 21 Juni 2017 lalu.
 
Bupati Kukar dalam sambutan tertulis yang dibacakan H Marli mengatakan rakor  yang dilaksanakan memiliki makna dan peran yang sangat penting, karena forum tersebut merupakan  sarana untuk mengevaluasi  pelaksanaan pembangunan  sampai dengan semester  I tahun anggaran  2017. Hasil rakor yang dilaksanakan ini diharapkannya dapat  dijadikan sebagai bahan masukan  penting dalam peningkatan kualitas pelaksanaan program/kegiatan pembangunan daerah  pada RKPD perubahan 2017, sehingga pelaksanaan program/kegiatan yang sudah berjalan  sampai dengan semester I bisa lebih baik dan lebih optimal, serta mencapai sasaran  atau rencana target capaian masing–masing OPD. 
 
Lebih lanjut dikatakannya dalam pelaksanaan  program atau kegiatan di setiap  OPD harus terkoordinasi dan bersinergi  secara baik dengan OPD lainnya melalui penyamaan  persepsi, sehingga sinkron dan tidak berjalan sendiri–sendiri. Penyusunan dan penyamaan  laporan, baik laporan bulanan, triwulan maupun tahunan  agar dilaksanakan secara tepat waktu, akurat dan berkualitas. Ia berharap rakor koordinasi evaluasi digelar bukan  hanya pertemuan seremonial yang kurang bermanfaat, akan tetapi bagi aparatur  yang sadar dengan tupoksi dan tanggung jawabnya seharusnya menjadi bahan intropeksi dan bahan evaluasi serta pengetatan pengendalian yang konsisten untuk percepatan realisasi pelaksanaan pembangunan. Kerena pelaksanaan kegiatan bukan hanya sekedar menghabiskan uang saja, tapi bagaimana kegiatan tersebut tepat sasaran sesuai dokumen perencanaan dan bermanfaat bagi masyarakat  dan daerah. (Yuliati-Medsi03)

Terkait