img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Serah Terima dan Pelepasan Mahasiswa KKN Unikarta Angkatan XX Tahun 2017

date_range 12 Juli 2017 | Oleh : Medsi04
Serah Terima dan Pelepasan Mahasiswa KKN Unikarta Angkatan XX Tahun 2017

FOTO Abadikan moment usai acara serah terima dan pelepasan mahasiswa KKN Unikarta Angkatan XX Tahun 2017.

TENGGARONG –Staf Ahli Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bidang Pembangunan Otoy Usman menerima sekaligus melepas 491 mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) yang akan melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di 37 desa di 7 kecamatan dalam wilayah Kukar di halaman Unikarta Tenggarong, Senin ( 10/7 ).
 
Rektor Unikarta DR Sabran SE, Msi mengatakan KKN Angkatan XX Tahun 2017 berbeda dengan semester sebelumnya.  KKN pada semester genap ini dilaksanakan menjadi 5 pendekatan yang mana sebelumnya hanya 4 pendekatan, yaitu KKN reguler, mandiri, desa binaan, bina kampus dan program KKN kerjasama kemitraan yang merupakan program KKN atas kerjasama antara LPPM Unikarta dengan perusahaan Total E & P Indonesie.
 
Kegiatan KKN berlangsung selama 1,5 bulan yang dimulai dari tanggal 10 Juli 2017 s/d 25 Agustus 2017, terbagi  dalam 42 kelompok dimana setiap kelompok terdiri atas 10 hingga 16 anggota dengan dibantu 20 dosen pembimbing. Setiap kelompok mendapatkan uang sebesar Rp 2.600.000, jelas Sabran.
 
Bupati Kukar melalui sambutan tertulis yang dibacakan Otoy Usman berharap kegiatan ini bukan seremonial saja dan bukan sekedar formalitas yang tercantum dalam agenda kepanitian melainkan suatu momen untuk saling mengingatkan terhadap tugas-tugas dan kewajiban masing-masing pihak yang akan segera diemban, yakni tugas dan kewajiban para supervisor/dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan memberikan arahan konsepsional dan praktis, tugas dan kewajiban para Panitia Pelaksana KKN Unikarta selaku ex-officio dari LPPM Unikarta yang akan memandu aturan-aturan penyelenggaraan KKN beserta konsekuensi-konsekuensi aturan tersebut,  serta yang paling utama adalah tugas dan kewajiban para mahasiswa peserta KKN, baik secara individual maupun berkelompok.
 
Bupati meminta para mahasiswa KKN Unikarta yang akan segera berlabuh di masyarakat untuk “olah bebaya di odah etam”, yaitu bersama merajut konsep pembangunan, mendarmabaktikan diri melalui pengetahuan yang dimiliki, guna memajukan dan menyejahterakan daerah. Ia juga meminta peserta KKN dapat mampu membangun peradaban Kukar, dengan menggerakkan masyarakat untuk berperadaban yang tinggi melalui kompetensi IPTEK dan IMTAK.
 
Bupati Kukar juga berharap para mahasiswa KKN Unikarta dapat menempatkan diri sebagai fasilitator dan pengarah masyarakat (agent of social direction) yang bermitra dengan pemerintah setempat, baik desa maupun kelurahan, dalam mengimplementasikan berbagai program pemerintahan yang tengah dilaksanakan.
 
Lebih lanjut dikatakannya Pemerintah Kukar sepenuhnya menyadari masih adanya kesenjangan antar wilayah di perkotaan dan desa, khususnya terkait laju pertumbuhan dan pembangunan antar wilayah terutama wilayah hulu, pesisir, dan tengah. Untuk wilayah pedesaan kesenjangan terjadi karena masih terbatasnya sarana dan prasarana dasar masyarakat seperti fasilitas pendidikan, pemukiman, air bersih, sanitasi dan transportasi serta irigasi pertanian. Sedangkan untuk wilayah perkotaan masih kurangnya jaringan jalan perkotaan, drainase dan sanitasi, air bersih, sampah, penyediaan ruang publik dan pertamanan. Oleh karenanya dalam master plan GERBANG RAJA Jilid II maka visi yang diusung ialah GERBANG RAJA sebagai Gerbang Kejayaan Kutai Kartanegara menuju percepatan kemajuan.
 
Adapun misi yang saat ini tengah diupayakan termuat dalam 7 (tujuh) poin gagasan yaitu memantapkan reformasi birokrasi untuk rakyat,meningkatkan sumber daya manusia yang berkompeten, meningkatkan pembiayaan pembangunan daerah, meningkatkan pengelolaan pertanian dan pariwisata untuk percepatan transformasi struktur ekonomi daerah, meningkatkan keterpaduan pembangunan infrastruktur menuju daya saing daerah, meningkatkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan serta penguatan perlindungan anak.
 
Untuk itu, para mahasiswa peserta KKN Unikarta diminta dapat bersinergi dengan program-program pemerintah yang tengah dan telah berjalan.Terobosan Rektor Unikarta, Ketua LPPM beserta jajarannya ini patut diapresiasi oleh semua pihak terutama oleh para mahasiswa peserta KKN agar para mahasiswa semua mampu untuk unjuk kinerja, menonjolkan kompetensi keilmuan masing-masing secara praktis sekaligus berdampak positif bagi kemaslahatan masyarakat di Kukar dan memiliki dampak balik yang signifikan bagi Unikarta. (Betty-Medsi04).

Terkait