img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Gubernur Ajak Rusia Investasi di Maloy

date_range 12 Juli 2017 | Oleh : yans/sul/es/humasprov
Gubernur Ajak Rusia Investasi di Maloy

FOTO Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Sergey Kurnetsav (kiri) dan Sergey Jorievichat (kanan) pada pertemuan proyek pembangunan infrastruktur transportasi Kaltim.(masdiansyah/humasprov kaltim)

BALIKPAPAN - Kembali PT Kereta Api Borneo (KAB) memastikan  pihaknya akan terus melakukan pembangunan rel kereta api dan pengembangan kawasan industri di Kaltim. Komitmen perusahaan dari Rusia itu terungkap pada pertemuan lanjutan antara Pemprov Kaltim dengan jajaran manajemen KAB di Balikpapan, Senin (10/7).

Atas dasar itu, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menawarkan agar KAB berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Kutai Timur. "KAB silahkan masuk di KEK Maloy. Bersama kita kembangkan kawasan industri di Kaltim selain Buluminung dan Kariangau," kata Awang.

Menurut dia, Kaltim memiliki tiga kawasan industri yang berstatus KEK yakni Kawasan Industri Buluminung di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kawasan Industri Kariangau di Kota Balikpapan dan kawasan industri berbasis gas dan kondensat di Kota Bontang serta KEK Maloy di Kabupaten Kutai Timur. Masing-masing kawasan memiliki potensi dan keunggulan termasuk Maloy yang persis berada di jalur pelayaran dunia yakni Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Selain itu, progres pembangunan dan pengembangan kawasan sudah mencapai progres 46 persen.

Jadi lanjut Awang, KAB selain membangun jalur kereta api dari wilayah selatan (PPU dan Paser) hingga tengah (Kutai Kartanegara dan Kutai Barat) serta 10 technopark di Buluminung. Juga, dapat berinvestasi dan terlibat dalam pembangunan serta pengembangan KEK Maloy khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik dan fasilitas industri lainnya. "Saya pastikan Pemprov melalui instansi terkait mendukung penuh dàn memberikan kemudahan perijinan bagi KAB kalau ingin masuk di Maloy. Saya janji dalam dua hari ijin sudah terbit terkait kewenangan gubernur. Tapi kalau kewenangan pusat maka kami siap menfasilitasi dan mensupport," tegas Awang.

Sementara itu Direktur Utama PT KAB Sergey Kurnetsav mengemukakan komitmen pihaknya dalam pengembangan kawasan industri di Kaltim dengan nilai investasi mencapai US$ 1 miliar. "Kami akan terus membangun dan mengembangkan Kawasan Buluminung dan sekitarnya. Juga, melakukan percepatan pembangunan jalur kereta api kita," ujar Sergey. Hadir mendampingi dari Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia Sergey Jorievichat dan Direktur KAB Vladimir serta Direktur Regal Irene. Tampak pula Asisten Ekonomi Pembangunan Ichwansyah serta Kepala Dinas PUPR HM Taufik Fauzi dan Kepala Dishub Salman Lumoindong dan Dirut KEK Maloy MBS Agus Dwi Tarto. (yans/sul/es/humasprov)

Sumber :http://www.kaltimprov.go.id/web/berita/gubernur-ajak-rusia-investasi-di-maloy

Terkait