img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

SKK Migas KKKS Jalin Silaturahmi Bersama OPD Kukar

date_range 15 Juni 2017 | Oleh : Medsi01
SKK Migas KKKS Jalin Silaturahmi Bersama OPD Kukar

FOTO SILATURAHMI :Staf Ahli Bupati Kukar Otoy Usman mengapresiasi atas jalinan silaturahmi bersama SKK Migas-KKKS Kalimantan dan Sulawesi.(Foto: Irwan)

TENGGARONG –Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kalimantan dan Sulawesi menggelar Roadshow dengan menjalin silaturahmi bersama para Organisasi Perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (14/6/2017).
 
Mewakili Bupati Kukar Staf Ahli Bupati Kukar Otoy Usman mengapresiasi atas gagasan yang dilakukan SKK-Migas-KKKS dalam menjalin silaturahmi bersama seluruh OPD yang ada dilingkungan Pemkab Kukar. "Semoga silaturahmi dan kerjasama yang terbangun selama ini bersama SKK Migas-K3S terus terjalin dengan baik, sehingga apa yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah," katanya.
 
Menurut Otoy, pembangunan di Kukar saat ini membutuhkan pendanaan yang besar, untuk itu dibutuhkan keterlibatan semua pelaku dunia usaha yang beroperasi di Kukar, dalam proses membangun daerah. "Kukar masih tergantung dana bagi hasil migas, guna membiayai pembangunan daerah. Pemerintah Kukar berharap dunia usaha lainnya juga dapat berkontribusi bagi daerah," harapnya.
 
Sementara itu Kepala Devisi Formalitas SKK Migas-K3S Kalimantan & Sulawesi Didik Sasono Setyadi mengatakan kegiatan SKK Migas yang berada di wilayah Kukar saat ini berjalan lancar. Bahkan produksi migas mulai membaik dengan ditemukannya beberapa sumber produksi baru. "Produksi migas dikelola beberapa perusahaan tergabung dalam K3S seperti Chevron, ENI, Pertamina EP, Total, dan Vico Indonesia, produksinya yang sangat baik," katanya.
 
Dia juga berharap apa yang sudah terbangun dalam kerjasama dengan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan, sehingga dapat mempercepat proses eksploitasi produksi baru. "Saya juga mengapresiasi atas langkah cepat Kukar dalam memproses perizinan,  ada 70 penemuan lokasi dilapangan yang berada di wilayah Kukar,  kita akan terus dorong agar segera dilakukan eksploitasi, " ujarnya.
 
Ditambahkan Didik terkait proses pengalihan Participating Intres (PI) Blok Mahakam 10 persen ke daerah telah diatur dengan metode perhitungan sesuai Permen ESDM No.37/2016 tentang ketentuan penawaran pengelolaan PI 10 persen pada wilayah kerja minyak dan Gas Bumi. "Artinya yang terpenting saat ini semangatnya, ketika keikutsertaan daerah 10 persen dengan peraturan yang baru, daerah tidak lagi disibukkan untuk berpikir mencari dari mana 10 persen itu disetorkan, beda dengan konsep yang dulu bisnis to bisnis. untuk mendapatkan nilai dari 10 persen itu harus digendong dengan Pertamina selaku kontraktor wilayah kerja Migas.  " katanya. (Margini S Prasetya-Medsi01)

Terkait