img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Tim Penilai KLA kunjungi Kukar

date_range 08 Juni 2017 | Oleh : Medsi06
Tim Penilai KLA kunjungi Kukar

FOTO Foto bersama Bupati Kukar Rita Widyasari dengan tim penilai KLA

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara Rita Widayasari menerima Tim Penilai Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP & PA) dikediamannya, Selasa (6/6).
 
Tim tersebut terdiri dari Pakar KLA Nanang Abdul Janan, Komisioner bidang sosial KPAI pusat Maria Ulfah, Kabid anak korban terorisme Kementerian PP & PA Iwan Gunawan, Bagian Perlindungan Anak Kementerian PP & PA Zahra Ranni, dan Bagian Anak Berkebutuhan Khusus Kementerian PP&PA Iwan Setiawan yang menjadi tim penilai dari pusat.
 
Turut hadir pada pertemuan tersebut Kadis Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar Hj Aji Lina Rodiah dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kukar Wiyono.
 
Dalam penjelasannya Nanang Abdul Janan mengatakan evaluasi KLA dilakukan pemerintah pusat yang ingin melihat secara langsung upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia.
 
“Kami dari tim penilai KLA ingin mengetahui secara langsung sejauh mana Kabupaten Kukar sudah memenuhi hak dan perlindungan anak, dan kami akan mencari hal–hal yang terbaik yang akan menjadi poin Kabupaten Kukar untuk menuju ke KLA nantinya,”ungkapnya.
 
Sementara Rita menyambut dengan baik atas kedatangan tim penilai KLA  di Kukar, ia menjelaskan siap untuk menjadi KLA, dengan terus melakukan pembangunan berbasis anak.
 
Salah satunya dengan memberikan fasilitas dan mengubah Taman Ulin menjadi taman ramah anak, karena menurutnya anak–anak lebih baik berada dialam terbuka. Melalui alam terbuka tersebut anak–anak bisa bebas untuk bermain dan menikmati alam dengan dunia mereka.
 
“Di alam terbuka anak-anak bisa belajar berinteraksi, belajar, dan bersosial, dan itu lebih baik daripada hanya berdiam diri dalam kamar bermain gadget,”katanya.
 
Lebih lanjut dikatakanya Pemkab Kukar juga akan terus mengembangkan gaya hidup ramah anak melalui ranah sosial, ranah keluarga inti, dan ranah keluarga besar. Pada kesempatan itu, ia juga meminta agar pihak kementerian bisa menindak tegas kepada orang yang melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.

Terkait