img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Pramuka Peduli Samboja Sukseskan Giat Operasi RAMADNIYA

date_range 05 Juni 2017 | Oleh : medsi01
Pramuka Peduli Samboja Sukseskan Giat Operasi RAMADNIYA

FOTO Suasana pelatihan pramuka peduli Samboja siap mensukseskan Giat Operasi Ramadniya.

TENGGARONG -Mendekati Idul Fitri 1 Syawal 1438 H para anggota Pramuka Peduli Kwartir Ranting (Kwarran) Samboja dibekali materi pertolongan pertama serta evakuasi terhadap korban kecelakaan dan lain-lain. Hal ini dilakukan guna mendukung pelaksanaan Giat Operasi RAMADNIYA Lebaran Tahun 2017 bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Samboja dan Brigade Bencana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ABADI di posko siaga Bukit Suharto Kilometer 38 dan Kilometer 54 arus mudik Balikpapan – Samarinda, Minggu (5/6/2017).
 
Ketua Kwarran Samboja, Ahmad Nurkhalish mengatakan keikutsertaan anggotanya menjadi yang ke dua sejak pengukuhan 26 Desember 2015 lalu. "Jumlah anggota Pramuka Peduli Samboja saat ini kurang lebih 80 orang. Pramuka Peduli aktif dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat seperti penggalangan bantuan bencana kebakaran, evakuasi barang korban kebakaran, bencana puting beliung di Kelurahan Sanipah dan Handil Baru serta terlibat penanganan dan pemadaman api pada kejadian kebakaran lahan dan hutan,” katanya.
 
Menurut Ahmad, Pramuka Peduli Samboja selalu siap membantu baik itu tenaga medis, pengaturan jalan raya, serta bakti sosial, kebersihan dan donor darah. “Para anggota dilatih tentang P3K bersama PMI, kemudian Tanggap Bencana baik itu dari Kwartir Cabang dan BPBD maupun bantuan pelatihan dari VICO Indonesia," ujarnya.
 
Dia menyebutkan saat ini juga Pramuka Peduli Samboja memiliki unit usaha Budi Daya Lele yang merupakan bantuan Total EP Indonesia dan juga sudah dilatih atau studi banding dengan pembudi daya lele di Muara Badak, "Pramuka peduli Samboja juga terpilih sebagai peserta mewakili Kwarcab Kukar pada Perkemahan Pramuka Peduli Nasional di Garut," jelasnya.
 
Ditambahkan Ketua Pramuka Peduli, Suhendro menjelaskan pembekalan ini dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 10 10 Juni 2017 dengan peserta 22 anggota pramuka peduli yang akan dilibatkan pada H-7 dan H+7 Lebaran Idul Fitri. "Kita sudah siapkan 22 orang pramuka peduli, mereka akan membantu aparat keamanan dalam mensukseskan Giat Operasi RAMADNIYA yang merupakan salah satu bentuk abdi masyarakat,” ungkapnya.
 
Diketahui jalur Balikpapan-Samarinda merupakan jalur yang cukup berbahaya bagi pengendara dikarenakan banyaknya tikungan yang berliku sehingga rawan terjadi kecelakaan. Selain itu, ada sejumlah tanjakan dan turunan yang membahayakan pengendara namun keberadaan jalan tersebut menjadi urat nadi antara tiga kota di Kalimantan Timur yaitu, Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong yang didukung dengan suasana hutan lindung yang berada dikanan dan kiri jalan membuat jalur ini tetap nyaman dilalui. (medsi01)

Terkait