img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Wabup Kukar Dampingi Kafilah MTQ Di PPU

date_range 19 Mei 2017 | Oleh : medsi01
Wabup Kukar Dampingi Kafilah MTQ Di PPU

FOTO Kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Propinsi Kalimantan Timur ke 39 di Penajam Pasir Utara (PPU) berjumlah 71 orang terdiri 49 orang peserta dan 22 orang official.

TENGGARONG _Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mendampingi Kafilah Kukar pada pembukaan  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur ke 39 di Penajam Pasir Utara (PPU), Senin (15/5) Lalu. Kegiatan tersebut dibuka   Sekretaris Provinsi Kaltim Rusmadi mewakili Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.
 
Hadir dalam pembukaan MTQ tersebut anggota DPR RI Kasriyah, Walikota Samarinda Syari Jaang, Bupati Paser Yusriansyah Sarkawi, Bupati Kutai Timur Ismunandar, Kepala Kementerian Agama Provinsi Kaltim Syaifi. Wabup Kukar Edi Damansyah sendiri kehadirannya didampingi Asisten I Chairil Anwar, Kepala Bagian Kesra HM. Arsyad, dan para pengurus Lembaga Pengembangan Musabaqah Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar.
 
Kontingen Kukar pada MTQ tingkat provinsi kali ini berjumlah  71 orang,  terdiri 49 orang peserta dan 22 orang official. Sekprov Kaltim Rusmadi dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan MTQ ke-39 di Kabupaten PPU menjadi sangat istimewa dan bersejarah, karena ini merupakan pertama kalinya Kabupaten Mahulu ikut sebagai peserta MTQ ke 39 yang sebelumnya pada 2016 mereka masih bergabung bersama dengan Kabupaten Kutai Barat. “Mereka pasti akan mengenang pelaksanaan MTQ ke 39 di Kabupaten PPU ini yang tercatat sebagai tempat penyelenggaraan pertama mereka sejak dimekarkan sebagai Kabupaten Mahulu,” Kata Rusmadi.
 
Wabup Edi Damansyah selaku ketua LPTQ kukar, pada waktu pelepasan kafilah beberapa waktu lalu berpesan kepada Kafilah yang akan berjuang mengharumkan nama Kukar pada MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ke - 39, supaya menampilkan ilmu dan kemampuan terbaiknya sehingga perdikat juara umum  dapat diraih. Lebih lanjut Edi mengatakan target juara jangan menjadikan beban, namun target itu  sebagai penyemangat atau motivasi untuk bekerja keras mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya, sehingga target tersebut dapat tercapai. "Jangan jadikan target ini  beban kita, namun jadikan sebagai cambuk penyemangat untuk menampilkan kemampuan terbaik" pesan Edi (medsi01)

Terkait

BERITA Lainnya