img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Wabup Edi Damansyah Canangkan Beloro sebagai Kampung KB Terpadu

date_range 12 Mei 2017 | Oleh : medsi01
Wabup Edi Damansyah Canangkan Beloro sebagai Kampung KB Terpadu

FOTO Kampung KB :Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah meresmikan desa Beloro sebagai Kampung KB Terpadu ditandai pemukulan Gong. (Foto: Zulkipli)

TENGGARONG -Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah resmi mencanangkan Desa Beloro Kecamatan Sebulu sebagai Kampung (Keluarga Berencana) KB ditandai pemukulan Gong disaksikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Eli Kusnaili, Senin (8/5/2017). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Edi Damansyah mengapresiasi atas pencanangan kampung KB desa Beloro yang merupakan salah satu inovasi strategis dalam program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga secara utuh dan terintegrasi.
 
"Kampung KB ini harus dikelola dengan baik dan didukung seluruh masyarakat mulai dari tingkat Dusun, desa, kecamatan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas," katanya. Menurut Edi, konsep yang diterapkan dalam program ini memadukan program KB dengan program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, social budaya. kemudian lingkungan, infrastruktur dan lain-lain.
 
"Saya berharap partisipasi dan sinergi program  dari OPD dilingkungan Pemkab Kukar mendukung Kampung KB ini, sehingga pelayanan program KB yang paripurna dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," pintanya. Ditambahkan Edi, keberadaan kampung KB ini juga seiring dengan keinginan Presiden RI yang tidak hanya sekedar seremonial belaka, melainkan memiliki nilai strategis Program KB bagi keberhasilan pembangunan. "Meskipun namanya Kampung KB, bukan berarti hanya program KB yang digalakkan tetapi semua sektor harus bahu-membahu memfokuskan program kegiatan ke Kampung KB," jelasnya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kukar H Basri Hasan mengatakan bahwa sengaja pencanangan kampung KB di pilih di  Desa Beloro Kecamatan Sebulu, karena merupakan lokasi yang terpencil, Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam serta jauh dari akses pendidikan, kesehatandan lain-lain. "Pencanangan kambung KB di Bloro ini merupakan yang ke-5 bertujuan untuk bisa mengejar ketertinggalannya untuk kemudian bersama– sama mewujudkan kesejahteraan bagi warganya sebagaimana Visi Kabupaten Kutai kartanegara yaitu “Kutai Kartanegara Maju, Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan," katanya.
 
Menurut Basran, pada hakekatnya tingkat keberhasilan pencapaian sasaran dan tujuan pelaksanaan program sangat tergantung dari seberapa kuatnya komitmen dan seberapa besar peran aktif semua pihak yang terkait, baik Stakeholders yang berada  di tingkat Kabupaten, Kecamatan, maupun di Desa Kelurahan. 
“Peran pemerintah lebih diarahkan sebagai Fasilitator, Regulator dan Motivator," ujarnya.
 
Basran juga mengharapkan Komitmen semua pihak mendukung suksesnya Kampung KB Kukar mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan saling bekerjasama dan berkoordinasi, sehingga pencapaian tujuan dan sasaran dalam agenda prioritas pembangunan (Nawacita) dapat terwujud. "Setelah pembentukan Kampung KB ini, bisa diikuti seluruh Kecamatan yang ada di Kukar sehingga masing-masing Kecamatan memiliki minimal 1 (satu) Kampung KB," jelasnya. Dalam kegiatan itu juga dilakukan pelantikan pengurus gugus tugas KB atau kelompok Kerja Teknis (Pokjanis) KB desa Beloro oleh Sekretaris Camat Sebulu Sukriansyah, disaksikan, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Polsek, Danramil, Kades Beloro, Tokoh Agama, Pemuda serta masyarakat setempat. (medsi01)

Terkait

BERITA Lainnya