img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Rita Hadiri Pembukaan Penas XV Di Aceh

date_range 08 Mei 2017 | Oleh : Medsi01
 Rita Hadiri Pembukaan Penas XV Di Aceh

FOTO Bupati Kukar Rita Widyasari (baju kuning) didampingi Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya (baju hijau) saat menghadiri Pembukaan PENAS KTNA XV Tahun 2017 di Aceh.

ACEH –Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV Tahun 2017 di Aceh resmi dibuka oleh Presiden RI, Joko widodo di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Banda Aceh, Sabtu (6/5).  Pembukaan diawali dengan tarian kolosal yang diikuti 500 penari. Jokowi juga membagikan sepeda kepada petani dan nelayan.  Dalam acara itu juga diisi dengan kegiatan para petani dan nelayan, seperti pameran pembangunan pertanian, expo aquaculture, expo agroforestry, expo peternakan, temu teknologi, temu agribisnis dan beberapa kegiatan lainnya.
 
Penas KTNA ke XV ini dihadiri sebanyak 35.000 peserta seluruh Indonesia ditambah dengan para kepala daerah serta pejabat lainnya dari masing-masing provinsi dan kabupaten/kota.  Untuk Kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) mengirimkan sebanyak 148 orang yang terdiri dari anggota KTNA dan pendamping. Para peserta Penas tersebut nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan selama enam hari  (6 sampai 11 Mei 2017).
 
Presiden Jokowi mengatakan, acara ini memang acara yang ditunggu, karena dirinya memang ingin bertemu dengan para petani dan nelayan di Indonesia. "Datang kesini memang saya tunggu-tunggu, ingin bertemu dengan para petani," kata Jokowi saat dalam sambutan pembukaan Penas KTNA ke XV di Banda Aceh.
 
Jokowi menyampaikan, waktu masih kecil dirinya selalu diingatkan bahwa kalau tidak ada petani dan nelayan masyarakat harus makan apa setiap harinya. "Kalau tidak ada petani kita mau makan apa, kalau tidak ada nelayan kita mau makan ikan apa," tuturnya. Pembukaan Penas KTNA ke XV ini dilakukan dengan cara memukul tambo sebanyak tiga kali pukulan.
 
Sementara itu, Bupati Kukar Rita Widyasari yang ditemui usai pembukaan Penas mengatakan dirinya bersyukur bisa hadir pada Pembukaan Penas di Aceh ini. “Alhamdulillah, saya bisa hadir dan ini yang pertama dalam hidup saya ke Aceh. Suasananya bagus dan sangat maju. Mudah-mudahan kedatangan kami disini bersama beberapa Kepala OPD di Kukar, serta anggota kelompok Tani Nelayan dapat menyerap ide dan teknologi sehingga bisa diaplikasikan pada pertanian di Kukar,” kata Rita.
 
Menurut Rita, pertanian kedepan harus menjadi primadona di Kukar dan tidak lagi berharap dengan bagi hasil migas dan batu bara yang tak terbarukan. “Saya berbincang-bincang dengan Bupati Lebak, dia bercerita dulu mengandalkan emas, semenjak emasnya habis mereka susah berkembang, sehingga mau tidak mau mengejar ketertinggalan dengan mengandalkan sektor pertanian. Kukar bisa mencontoh Lebak sehingga tidak mengandalkan migas dan batu bara kedepannya,” ujarnya.
 
Ditambahkan Rita, Kukar harus berubah dari yang mengandalkan sektor migas dan batu bara ke pertanian dalam arti luas dan sektor pariwisata. “Saya akan fokus membesarkan anggaran di kedua sektor tersebut seningga pertanian menjadi andalan bagi Kukar,” Jelas Rita. (Medsi01) 

Terkait

BERITA Lainnya