img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Kukar Terima Dua Penghargaan pada Rembug Utama PENAS KTNA XV di Aceh

date_range 08 Mei 2017 | Oleh : medsi01
Kukar Terima Dua Penghargaan pada Rembug Utama PENAS KTNA XV di Aceh

FOTO Sekda Kukar H Marli saat menerima penyematan Tanda Kehormatan Lencana Adi Bhakti Tani-Nelayan Pratama dari Ketua Umum KTNA Pusat H Winarno Tohir pada Rembug Penas KTNA XV di Aceh.

ACEH -Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Marli  dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kukar Akhmad Hardi Dwi Putra menerima tanda kehormatan Lencana Adi Bhakti Tani-Nelayan Pratama atas jasanya terhadap kemajuan petani-nelayan di Kutai Kartanegara. Tanda Kehormatan diserahkan oleh Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pusat Ir H Winarno Tohir pada Rembug Utama Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XV tahun 2017 di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (5/5).  Rembug Utama dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. 
 
Dalam sambutannya, Menteri Pertanian Andi Amran mengapresiasi keberhasilan para petani yang telah memajukan sektor pertanian Indonesia.  Amran meyakini, dengan terus meningkatnya sektor pertanian, maka Indonesia kelak akan menjadi negara pengekspor pangan. “Sekarang ini beras tidak impor, bawang kita tidak impor lagi kita sudah ekspor,” kata Andi Amran.
 
Andi Amran Sulaiman juga menjelaskan pentingnya penyelengggaraan Penas KTNA untuk terus mendukung kemajuan pertanian Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Amran Sulaiman juga meminta semua pihak, termasuk seluruh pimpinan daerah, untuk semakin meningkatkan kerja demi kemajuan sektor pertanian.  “Anggota KTNA ada 22 juta KK di Indonesia, kalau kita bergerak bersama-sama dunia ini kita guncang bersama-sama,” katanya.
 
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan tentang tantangan dan peluang petani dan nelayan dalam menghadapi kompetisi global. Panglima menjelaskan, posisi petani dan nelayan di Indonesia sangat strategis, dimana roda pemerintahan tidak akan berjalan normal tanpa petani dan nelayan. “Untuk itu, sudah sepatutnya peningkatan sektor pertanian dan perikanan menjadi prioritas semua pihak,” ujarnya.
 
Sementara, Sekda Kukar H Marli yang ditemui usai menerima tanda kehormatan mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diraih kabupaten Kutai Kartanegara pada PENAS-KTNA XV di Aceh. “Alhamdulillah, Kukar mendapatkan dua penghargaan sekaligus pada PENAS-KTNA XV di Aceh, tentunya ini merupakan motivasi dalam kemajuan tani nelayan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya. 
Senada H Marli, Kepala Balitbangda Kukar Akhmad Hardi Dwi Putra mengatakan penghargaan yang diterimanya sebagai bentuk penghargaan kepada petani nelayan yang ada di Kutai Kartanegara. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk petani-nelayan di Kutai Kartanegara. Saya ingin petanian Kukar lebih maju lagi dalam pemenuhan ketahanan pangan di Kaltim,” jelas Hardi. (medsi01)

Terkait