img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Kunjungi Desa Budaya, Pelajar Mancanegara ini Disambut Tarian

date_range 03 Mei 2017 | Oleh : medsi01
Kunjungi Desa Budaya, Pelajar Mancanegara ini Disambut Tarian

FOTO TARI :Tarian suku dayak Kenyah sambut meriah kedatangan rombongan Youth Leadership Program 2017 di Desa Budaya Lekaq Kidau, Sebulu.

TENGGARONG -Dihari pertama rombongan pelajar antar negara dari 8 negara tergabung dalam Youth Leadership Program 2017, memulai kunjungannya dengan menggunakan transportasi kapal pesiar yang telah disiapkan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) meyusuri sungai mahakam menuju desa Budaya Lekaq Kidau Kecamatan Sebulu, Jumat (28/4/2017). Setelah menempuh 6 (enam) jam perjalanan dari dermaga Kota Raja Tenggarong tiba pada pukul 16.30 Wita di Desa Budaya Lekaq Kidau. 
 
Rombongan pelajar tersebut satu persatu keluar dari kapal sambil berjalan kaki menuju pintu gerbang desa Lekaq Kidau yang sudah terlihat para penari siap menyambut kedatangan rombongan hingga ke Lamin Adat tempat pertunjukaan seni budaya tradisional khas tarian dayak Kenyah. "Selamat datang di Desa Budaya Lekaq Kidau, semoga apa yang disaksikan nanti bisa menambah ilmu dibidang seni budaya," sambut Tekuen selaku tohoh adat setempat.
 
Kepala Desa Lekaq Kidau Martin mengatakan dirinya sangat senang atas kedatangan rombongan pelajar antar negara. "Saya senang bisa menyambut para tamu mancanegara berkunjung ke desa budaya kami, dan inilah kreasi seni budaya tradisonal yang terus dipertahankan sampai saat ini," sambut Martin dihadapan para pelajar mancanegara.
 
Martin menjelaskan ada 8 ragam tarian tradisional yang dipertunjukkan mulai dari tarian Regu Nyelamatake yang menggambarkan kesenangan dalam menerima tamu yang datang berkunjung. Kemudian tari Burung Enggang yang melambangkan persatuan Dayak Kenyah di Kaltim, tari Ajae Anak-Anak dan Dewasa yang menggambarkan para pemuda di desa ini menjaga keamanan.
 
"Tidak hanya itu tarian Perang, tari Tunggal Putra dan Putri, hingga Hudo Aban terus memelihara adat istiadat budaya adat dayak kenyah. Semoga para tamu terhibur dengan apa yang kami persembahkan," harap Martin.  Sementara itu Ketua Kelas rombongan Youth Leadership Program Allen Johnny Borlay asal Liberia mengapresiasi atas sambutan yang meriah diberikan kepada rombongannya. 
 
"Mewakili teman-teman pelajar lainnya seperti Italy, Netherlands, Japan, Belgium, France, Dominican Republic, Liberia dan Madagascar sangat senang sekali melihat tarian dan budaya dari sini.Mudah-mudahan kedepan kami bisa belajar budaya yang ada di Desa Lekaq Kidau ini," sambutnya. Allen yang merupakan mahasiswa S2 akhir Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengungkapkan kegembiraannya bisa mengikuti Youth Leadership Program di Kukar. "Terimakasih warga desa lekaq kidau, kami sangat suka dan senang melihat budaya disini, bajunya bagus, adek-adek kami cantik, dan penuh semangat," puji Allen mengakhiri disambut meriah dan diakhiri dengan tarian Datun Julud bersama-sama menari. (medsi01)

Terkait