Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Wabup Kukar Edi Damansyah Buka Festival Habsyi

date_range 21 April 2017 | Oleh : Medsi03
Wabup Kukar Edi Damansyah Buka Festival Habsyi

FOTO Wabup Kukar Edi Damansyah saat memberikan sambutan Pada Pembukaan Festival Habsyi Open Kecamatan ke IV di Kec Loa Kulu.

TENGGARONG –Wakil Bupati (Wabup)  Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Rabu (19/4) malam,  membuka Festival Lomba Habsyi Kecamatan Open Ke – IV tahun 1438 hijriah/2017 masehi, di Halaman Masjid Al-Mizan Kecamatan Loa Kulu. Kegiatan festival tersebut digagas oleh Ikatan Remaja Masjid Al-Mizan Kecamatan Loa Kulu, berlangsung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Loa Kulu H Ardiansyah.
  
Ketua Panitia Penyelenggara M Iriano mengatakan festival habsyi berlangsung selama 7 hari dimulai tanggal 19 hingga 26 April 2017 dengan  tema    Kumandang Sholawat Satukan Umat, dan diikuti 23 grup yang berasal dari Kecamatan Tenggarong, Loa Janan, Loa Duri, dan dari beberapa kota terdekat.
“Peserta tidak hanya dari Kabupaten Kukar, namun juga dari Samarinda, dan Samarinda Seberang,” ujar  M Iriano.
 
Edi Damansyah mengatakan kegiatan festival lomba habsyi  memiliki makna penting, yaitu merajut tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah yang lebih kuat diseluruh lapisan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan festival ini yang diprakasai oleh ikatan Remaja Masjid Al-Mizan Kecamatan Loa Kulu. Ini salah satu kepedulian dan gerakan  dari kaum muda,  untuk peduli terhadap kegiatan dan pembinaan keagamaan khususnya bagi generasi muda,” kata Edi Damansyah. Edi berharap melalui majelis–majelis habsyi yang mayoritas  terdiri dari para generasi muda, tidak hanya sebatas pada kegiatan pengajian dan habsyi, namun juga mampu menjadi kelompok atau majelis penggerak perubahan dimasyarakat melalui kegiatan–kegiatan bakti sosial.  
 
“Melalui majelis habsyi ini dapat menjadi kelompok pemuda mandiri yang mau belajar dan mampu menciptakan usaha dan lapangan pekerjaan,” ujar Edi. Ia juga berharap dengan pelaksanaan kegiatan di masjid, maka keberadaan masjid yang indah dan megah,  dapat menjadi pusat kegiatan lain di bidang pendidikan umat, social dan ekonomi, selain sebagai sarana dan dan prasarana ibadah. “Jadikan masjid sebagai sentral  kegiatan umat yang mampu memberikan kontribusi langsung kepada umat seperti pada sector pendidikan dan ekonomi, “ harapnya lagi. (Yuliati-Medsi03).

Terkait

BERITA Lainnya