img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

TEC Gelar Pelatihan Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati

date_range 18 April 2017 | Oleh : Medsi02
TEC Gelar Pelatihan Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati

FOTO Staf Ahli Bupati Kukar Bidang Perekonomian dan Pembangunan Heldiansyah saat membacakan sambutan Bupati Kukar.

TENGGARONG –Tiga Tahun Hari Jadi Tilawati Education Centre (TEC), Tilawatil Education Centre (TEC) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pelatihan Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati se – Kaltim di Auditorium TEC, Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (15/4) lalu. Direktur Eksekutif TEC Kukar Imam Wahyudi mengatakan dari tahun 2014 sd 2016 TEC Kukar telah melahirkan 1725 guru Al Quran.
 
“Pelatihan standarisasi guru Al-Quran metode tilawati, kami lakukan dalam rangka menciptakan guru Al Quran yang berkualitas, “ kata Imam Wahyudi. Lebih lanjut dikatakan guna perkembangan pembinaan kepada para guru Al Quran diseluruh wilayah Kukar,  TEC telah berikhitar dengan melakukan pendekatan kualitas secara merata, yaitu dengan membentuk koordinator pengembangan Al Quran di 18 kecamatan, adapun  yang sudah defenitif yaitu Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Kota Bangun, Samboja, dan Muara Jawa.
 
“Tidak hanya di Kukar, kami juga merintis TEC dibeberapa kabupaten/kota yang belum kuat pembinaan Al Qurannya  yaitu di Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Barat,” ujar Imam Wahyudi. Sementara itu Bupati Kukar Rita Widyasari dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Kukar Bidang Perekonomian dan Pembangunan Heldiansyah mengatakan dirinya sangat mengapresiasi  kegiatan yang dilakukan TEC sebagai langkah nyata dalam upaya menyiapkan para guru dan pengajar Al-Qur’an yang memiliki kompetensi dan terstandarisasi.
 
Bupati Kukar juga mengajak kepada Pengurus TEC, peserta pelatihan standarisasi guru al-Qur’an metode Tilawati, paratokoh agama, ulama, tokohmasyarakat, organisasi, pemuda, dan seluruh elementasi masyarakat lainnya, untuk mencurahkan gagasan, ide dan pemikiran untuk merumuskanlangkah-langkah kreatif, konkret dan konstruktif, guna mewujudkan Kukar menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan sebagaimanaterangkum dalam VISI dan MISI Gerbang Raja.
 
Ia berharap terus ada dukungan dan semangat dari semua pihak, terutama pengelola TEC dan para guru pengajar al-Qur’an, agar program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kukar dalam bidang pembangunan sumberdaya manusia, dapat berjalan maksimal, sehingga menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain. Semangat tersebut menurutnya menjadi pendorong bagi Pemerintah Kukar, untuk membuat satu terobosan dengan menerbitkan Peraturan Bupati No. 24 Tahun 2016 tentang Gerakan Etam Mengaji (GEMA). Tujuannya tentu saja sebagai bagian dari upaya membangun sumberdaya manusia yang ber-akhlakmulia, serta menjadi benteng dari pesatnya dampak negatif dari perkembangan budaya yang semakin pesat dan maju ini.
 
GEMA juga merupakan upaya meningkatkan syiar Islam dalam membangun karakter masyarakat Muslim Kukar yang beriman, bertaqwa, serta menjadi tauladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sasaran program GEMA sendiri meliputi budaya membaca Al-Quran secara rutin yang dilakukan oleh lembaga pendidikan baik formal maupun informal, instansi pemerintah, tempat ibadah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat luas di Kukar. (Medsi02)

Terkait