Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Rita Widyasari Narasumber Rakor APKASI

date_range 10 April 2017 | Oleh : Medsi02
Rita Widyasari Narasumber Rakor APKASI

FOTO APKASI :Bupati Kukar Rita Widyasari saat memaparkan program kesehatannya kepada peserta Rakor APKASI Regional Bali, NTB, dan NTT.

LOMBOK UTARA –Sebagai seorang pemimpin daerah yang berhasil menjadikan daerahnya sukses dalam pengelolaan bidang kesehatan, menjadikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari sebagai salah satu narasumber pada Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Regional Bali, NTB, dan NTT di Hotel Ombak Sunset Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sabtu (8/4) lalu.
 
Salah satu keberhasilan yang sangat membanggakan yaitu diterimanya penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) RI kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parikesit Tenggarong sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan katagori Sangat Baik. Selain penghargaan tersebut RS AM Parikesit merupakan RS dengan zona Integritas wilayah bebas Korupsi (ZI-WBK) dari Kemenpan RB dan KPK. Saat ini menurutnya RSUD AM Parikesit direkomendasikan oleh Kementerian PANRB RI sebagai RS percontohan bagi RS lain di Indonesia. 
 
“Alhamdulillah, RSUD AM Parikesit sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan katagori Sangat Baik. Ini salah satu keberhasilan, sehingga APKASI menugaskan saya untuk menjadi narasumber pada rakor APKASI regional Bali, NTB, dan NTT untuk berbagi pengalaman, ” kata Rita.
 
Dalam paparannya dengan judul Keberhasilan Pemerintah Daerah
Dalam  Pengelolaan  Bidang Kesehatan di Kabupaten Kutai Kartanegara
, Rita mengatakan luas wilayah Kukar sendiri mencapai 27 ribu kilometer persegi dengan penyebaran penduduk tersebar di wilayah hulu. Dengan luas wilayah tersebut strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukannya dengan membangun 3 rumah sakit, 1 buah rumah sakit 1 bertipe B+ RSUD AM Parikesit yang berada di Kota Tenggarong, dan 2 RS tipe C 1 RS Tanpa kelas RSU Dayaku Raja di Kecamatan Kota Bangun,  dan RSU Aji Barata Sakti di Kecamatan Samboja dengan Akreditas Madya.
 
“Kukar memiliki wilayah sangat luas, 3 RS yang ada akan melayani masyarakat di tiga wilayah yaitu wilayah pantai, tengah, dan hulu. Masyarakat Kukar yang berada di wilayah hulu bisa ditangani di RS Dayaku Raja di Kecamatan Kota Bangun, “ ujar Rita. Lebih lanjut dikatakannya selain membangun 3 RS, dalam bidang pelayanan kesehatan Kukar juga memliki 32 puskesmas yang berstandar ISO 14 puskesmas, 3 berkatagori akreditas utama,  dan 2 berkareditas Madya,  175 Puskesmas Pembantu, 56 Polindes,  dan 646 Pos Yandu yang tersebar di 18 kecamatan. 
 
Selain pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan, dalam strategi peningkatan akses dan kualitas pelayanan  ia  juga membuat program 1 desa 1 bidan dan 1 perawat“Saya berharap keberhasilan Pemerintah Kukar dalam pengelolaan bidang kesehatan, akan berdampak pada peningkatan kesehatan bagi masyarakat Kukar secara keseluruhan, dan menjadi masukan bagi daerah lain, ” harap Rita lagi. (Medsi02)

Terkait

BERITA Lainnya