img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

MUSRENBANG RPJMD Ndatangkan Tiga Pengesah

date_range 03 Agustus 2016 | Oleh : HMS.DI.04
MUSRENBANG RPJMD Ndatangkan Tiga Pengesah

FOTO Wabup KukarBusu Edi Damansyah pas sida nyampaikan pemaparannya DI Musrenbang RPJMD Kukar 2016 2021

TENGGARONG – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2016 – 2021 nya diadakan leh Bappeda Kabupaten Kukar, ndatangkan tiga pengesah diantaranya tu iya hak Wakil Bupati Kukar busu Edi Damansyah, Kementerian PPN/Bappenas RI Direktur Pengembangan Wilayah ngan Kawasan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Oktorialdi ngan Kabid Pengkajian ngan Pembiayaan Pembangunan Daerah Provinsi Kaltim mbok Farida, di Bappeda, Senin (25/7) waktu tu.

Busu Edi Damansyah di pemaparannya ngangkit desentralisasi kecamatan dalam program Gerbang Raja II. ngan latar belakang kecamatan sebagai perangkat daerah (SKPD) nya ada di level kewilayahan, kecamatan berempu basis area nya mpertemukan kepentingan sektoral SKPD ngan kondisi kewilayahan nya jadi basis kerja kecamatan.  Konsepsi peran kecamatan bisa dilihat tulak dari struktur pemerintahan nya dah disusun nya terdiri dari pemerintahan pusat, provinsi, pemerintahan kabupaten/kota dan pemerintahan desa, dengan desentralisasi kecamatan membawahi pemerintahan kecamatan nya ngatur pembagian kekuasaan, pelimpahan kewenangan ngan peran kecamatan sebagai ujung tombak.

Nya jua nambahi formulasi pelimpahan kewenangan tejadi dimana kecamatan sebagai SKPD ngan koordinator wilayah befungsi ndukung ncapai standar pelayanan minimum (SPM) nuju peningkatan kesejaheraan. Lamunnya tegak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) betanggungjawab secara fungsional ke sida camat di wilayah kerjanya ngan secara truktural betanggungjawab ke sida SKPD induk. ”Dalam kerangka tu hak nya maka kecamatan ndapatikan sejumlah pelimpahan kewenangan tegak bidang bina marga, cipta karya, pendidikan, pencatatan sipil, perijinan, pembinaan ngan kelurahan,” ujenya.

Habistu pelimpahan kewenangan ke kecamatan/camat tegak perencanaan ngan penganggaran, koordinasi ngan fasilitasi penyelenggaraan kegiatan ngan monitoring pelaksanaan kegiatan, pengawasan kegiatan nya dikerjai leh  UPTD tingkat kecamatan, fasilitasi pengaduan sida masyarakat ngan evaluasi kinerja bidang nya dilimpahkan.

Habistu bentuk formulasi kebijakannya tegak kewenangan umum nya diempui leh segala kecamatan sifatnya sama ngan harus diempui leh stiap kecamatan, sebagai contoh dibidang pemerintahan umum, urusan nya dilimpahkan atas nama bupati mfasilitasi pembentukan, pemekaran desa, perobahan nama status desa.

Habistu kewenangan khusus nya diuntukan ntuk sida  kecamatan nya berempu karakteristik tetentu nya dah ditetapkan bedasarkan pertimbangan, misalnya basis pengembangan ekonomi, kecamatan sebagai simpul pengembangan demokrasi ruang dialog partisipasi dalam kebijakan kecamatan fungsi peredam konflik.

Busu tu nambahi lagi pelimpahan kewenangan nya njangkau fungsi strategis diperlukan kajian nya ndalam, khusus ngenai regulasi, personel, sarana ngan prasarana, contohnya tegak dibidang cipta karya urusan nyadilimpahkan berupa pembangunan ngan rehabilitasi bangunan di bawah 500 juta ngan rekomendasi IMB ntuk bangunan industri.

Sebagai implementasi kebijakan pelimpahan kewenangan bupati ke sida camat merlukan bemacam persiapan ngan kesiapan nya tepadu dari segala pihak. habistu persiapan nya dikerjai leh organisasi perangkat daerah nya endak mberikan sebagian kewenangannya ngan jua kesiapan sida kecamatan dalam njalankan kewenangan nya dilimpahkan.

Persiapan tu tegak, persiapan kelembagaan, persiapan sumber daya aparatur, alokasi dana ngan fasilitas sarana prasarana pendukung, ngan jua standarisasi ngan hubungan tata kerja antar kecamatan ngan perangkat daerah.  

“Perencanaan ada dikarnakan bekeendakan nya mandik tebatas ngan sumber daya nya tebatas, makanya hak tu ayok etam optimalkan potensi nya diempui secara efektif ngan efisien utuk pembangunan Kukar nya betahap,” ujenya......(HMS.DI.04)(Bersambung)

 

BERITA Lainnya