img
img

Bagian Protokol & Komunikasi Publik

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Olahan Pentol Lele Tambah Income Rumah Tangga

date_range 16 Desember 2014 | Oleh : hmp04
Olahan Pentol Lele  Tambah Income Rumah Tangga

FOTO Kepala SKB Tenggarong Bukhori saat menyerahkan bantuan berupa alat olahan wirausaha diterima masing-masing peserta pelatihan olahan ikan lele, Selasa (9/12) di SKB Tenggarong, LI Tenggarong Seberang.

TENGGARONG - Setelah mengikuti pelatihan dalam program Diklat Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat (PKM) diselenggarakan UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tenggarong beberapa waktu lalu, berahir Selasa (9/12) siang.
 
Kegiatan tersebut ditutup Kepala SKB Tenggarong Bukhori ditandai dengan pemberian bantuan alat wirausaha seperti kompor gas, blender dan alat lainnya kepada semua peserta pelatihan yang berasal 6 Kecamatan di Kukar.
 
Kepala SKB Tenggarong Bukhori mengatakan upaya-upaya yang dilakukan sanggar kegiatan belajar Tenggarong ini salah satunya pelatihan olahan makanan dari ikan kele. "Dari sinilah kita akan memberikan wawasan, keterampilan kepada warga masyarakat yang nantinya kedepan untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri," katanya usai menutup diklat PKM di Aula Kantornya, Tenggarong Seberang.
 
Menurut dia, tidak bisa dibayangkan ketika ikan lele itu dijadikan olahan menjadi pentol, naget, stik kerupik dan olahan lainnya. Tentunya hal ini akan menambah penghasilan ekonomi keluarga itu sendiri. "Inilah salah satu peranan SKB Tenggarong dan sudah barang tentu dukungan dari pemerintah sangat diharapkan termasuk dalam segi fasilitasnya," ujarnya.
 
Dia berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat mengimplementasikan  ilmu yang sudah didapat baik dilingkungan sekitar minimal di dalam rumah tangga. "Silahkan berkreasi dengan membuat olahan ikan lele, jangan terpaku atas apa yang didapat selama pelatihan melainkan harus dikembangkan sendiri dengan kemasan yang menarik," katanya. Ditambahkan dia, ilmu itu kalau tidak diamalkan diibaratkan seperti pohon yang rindang tetapi tidak ada buahnya. Jadi kita berharap daunnya lebat buahnya juga besar. "Produk-produk yang diolah nantinya bisa dipamerkan pada even seperti Erau dan Peristiwa Merah Putih Sangasanga," ujarnya. 
 
Dalam kegiatan penutupan itu juga menghadirkan narasumber dari intrepreneur dari Samarinda yakni Sartono, SP. Dia memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus berusaha dan berkarya, "Siapkan mental untuk menanggung resiko, jangan takut terus berusaha dalam mengelola usaha itu. Kalau tidak sabar dan mudah menyerah tidak akan berhasil," katanya.
 
Dicontohkan dia, orang pantang menyerah dia menang, artinya keberhasilan bukan untuk orang yang menyerah dan tidak akan pernah berhasil. "Kelola manajemen dengan baik. Dan jangan berkecil hati walau dengan mengelola pentol ikan lele, tergantung bagaimana cara mengelola usaha itu,", jelasnya.
 
Salah satu peserta yang juga ketua Kelompok Sumarsih merasa senang bisa mengikuti  pelatihan. "Saya senang dan berterimakasih atas pelatihan yang diselenggarakan SKB Tenggarong. Ilmu ini akan saya praktekkan dalam membuat beragam olahan ikan lele, sehingga pendapatan ekonomi keluarga saya meningkat,". Kata Sumarsih sumringah saat menerima bantuan alat olahan wirausaha rumah tangga. (hmp04;Irwan)
 

BERITA Lainnya