img
FLASHNEWS:

Hasilnya Bagus dan Lebih Banyak dibanding Tahun Lalu

Menengok Cara Panen Raya Padi Sawah di Tenggarong Seberang

Menengok Cara Panen Raya Padi Sawah di Tenggarong Seberang

TENGGARONG-Sebagian besar warga Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara  (Kukar) berprofesi sebagai petani, tidak heran para petani yang kebanyakan menggeluti padi sawah tersebut bisa melakukan panen raya 2 (dua) kali dalam setahun dengan hasil yang memuaskan.
Sebut saja salah satunya lokasi pertanian yang berada di Desa Manunggal Jaya L II Blok C, saat ini sedang menyelesaikan panen rayanya yang sempat terhenti beberapa hari dalam merayakan lebaran Idul Fitri 1433 H.


Hal tersebut diutarakan Sarinem yang saat itu sedang mengangkut tumpukan padi sawah, yang sudah dipotong dari batangnya. Caranya pun terbilang sederhana dan unik dimana, hasil potongan padi tadi dikumpulkan menjadi beberapa tumpukan lalu diikat menggunakan tali karung yang selanjutnya siap dinaikkan ke atas kepalanya untuk kemudian dibawa ke penumpukan padi secara terus menerus sampai habis. Setelah semua batang padi yang sudah dipotong dan dikumpulkan lalu selanjutnya dilakukan perontokan buah padi dengan menggunakan mesin blezer yang terbilang canggih untuk mempermudah para petani sawah dalam memanen hasil tanaman padinya. Kendati sebagian kecil petani juga masih menggunakan cara tradisional atau manual dengan cara batang padi dipukulkan pada tempat yang dibuat dari kayu semacam anak tangga.


"Panen tahun ini hasilnya sangat bagus," katanya bersama ibunya Ngadiem Sabtu (25/8) sambil meneruskan pekerjaannya mengangkut potongan padi kembali ketempat penumpukan. Menurut petani yang berasal dari Jawa ini menyebutkan, pada umumnya panen padi sawah di Tenggarong Seberang ini dilakukan 2 (dua) kali dalam setahun. Hal ini disebabkan pada ketergantungan dengan adanya air pada sawah yang sangat berpengaruh terhadap tanaman padi. "Biasanya dalam setahun kita melakukan penanaman padi dua kali dengan masa panen 2 kali dalam setahun," ujarnya. Lanjut dia, beda dengan di daerah Jawa bisa 3 (tiga) kali panen raya, disana tambahnya bisa dilakukan karna aliran keluar masuknya air dapat di atur dengan baik, sehingga dapat mempermudah para petani melakukan penanaman padi kembali hingga tiga kali dalam setahun. "Inilah bedanya, namun hasil panen padi tahun ini sangat bagus," sebutnya.


Sementara itu dikatakan Kamaruddin yang juga salah satu petani Desa Bangun Rejo L III Blok DII yang saat itu berada ditempat terpisah sama-sama melakukan panen raya. Dia mengatakan bahwa apa yang dirasakan para petani lainnya juga dirasakan dengan melakukan panen yang menunjukkan hasil yang cukup bagus. "Bersyukur panen raya tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, terutama pada buah padi yang terlihat bagus," sambungnya yang saat itu sedang mengangkut karungan padi hasil panennya untuk di jemur atau dikeringkan sebelum di giling menjadi beras. Ditambahkan dia, bahwa hasil panen kedua tahun ini jauh lebih bagus dan meningkat dari tahun sebelumnya yakni sekitar 3 (tiga) Ton lebih hasil bersihnya. Pungkasnya.

 

VideoIndex
  •  
Pengumuman

No. Telepon Penting
  • Sekretariat Daerah (0541) 662088
  • Polres (0541) 661410
  • Operator PDAM (0541) 661002
  • RS Parikesit (0541) 666373
      (0541) 661118
  • RSU Samboja (0542) 460225
      (0542) 460226
  • Kantor PMK (0541) 661009
  • Telkom (0541) 661117
  • PLN (0541) 661365
  • Call Centre Gerbang
    Raja (0541) 6669000   
banner banner banner