img

Dekranasda Kukar Menampilkan kerajinan Ulap Doyo

Dekranasda Kukar Menampilkan kerajinan Ulap Doyo

Jakarta - Pada  HUT Dekranas ke 32 di Jakarta Dekranasda Kukar terpilih  dari  5 Kabupaten / Kota di Kaltim untuk mengikuti pameran yang  dilaksanakan  selama 3 hari. Dalam pameran ini Dekranasda Kukar menampilkan kerajinan kain khas Kukar yaitu Kain Ulap Doyo serta Logo Daerah ( himbauan tentang kebersihan yang mengunakan bahasa daerah ) dan juga mengikuti  Fashion Show Kreasi Nusantara.
Pada acara ini berisikan paragaan busana yang dianggap unggulan dan hasil karya desainer putra asli daerah atau bukan desainer papan atas,dengan memakai / memanfaatkan potensi bahan lokal yang ada  serta mendapat tambahan /sentuhan desain bordir atau sulam.
Demikian dijelaskan Hj Kasmaboti Seksi Usaha Perindustrian Dinas Perindagkop dan Pengelolaan Pasar Kab Kukar  usai acara Peragaan Busana  pada HUT  Puncak Dekranas  ke 32 di Jakarta, Rabu (21/3). Dalam peragaan busana ini Kukar menampilkan  busana berbahan ulap doyo  yang di rancang desainer Selvi Agustin.
Sementara itu Hj Asih Kurnia Ghufron menjelaskan Dekranasda  merupakan suatu program dalam rangka mengakomodir beberapa program  yang tergabung di dalam SKPD, dalam rangka mengembangkan tambahan pengrajin yang ada di tengah masyarakat yang tergabung di dalam kelompok kelompok usaha demi menompang kehidupan perekonomian sebagai wadah berkumpul/menggabungkan pengrajin yang ada di Kukar sehingga bisa berkarya dalam melestarikan budaya lokal daerah yang bisa diunggulkan dan siap bersaing di tengah pasar global dengan meningkatkan daya saing sehingga mempunyai daya jual yang tinggi.
Dikatakan Asih Ghufron  keikutsertaan Dekranasda  ini merupakan yang pertama kalinya  yang baru dilantik pada tanggal 16 Oktober lalu,merupakan pembelajaraan yang berharga didalam mengikuti Puncak HUT Dekranas di Jakarta  ini .  ”Diharapkan Dekranasda akan berusaha melakukan gerakan / terobosan lebih maju lagi untuk mengejar ketertinggalan yang belum tersentuh dan memberikan dukungan kepada semua pihak termasuk menompang yang bisa menggerakan sehingga Dekranasda bisa meningkatkan kualitas pengrajin,”  ujar Asih.
Dalam pameran kali ini Dekranas melibatkan pengrajin penyandang disabilitas ( keterbatasan) sebagai peserta yang akan mendemokan secara langsung kemampuan mereka dalam membuat kerajinan. Sedangkan  slogan  Kebersihan atau Logo Kukar yaitu “Terang Tanah ,Wadah Etam Harus Grecek !!!...////hmp-3////

 

Facebook
Twitter


banner banner banner