Munrenbang Satukan Pola Pikir dan Aspirasi
Oleh : hermawan 14 Februari 2012 Pemerintahan
TENGGARONG- “Proses pengambilan keputusan secara partisipatif merupakan arena strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan 3 pilar pemerintahan,” ujar Atih Hayati AP, Kasubid Partisipasi MasyarakatBapemas pada saat Musrengbangdes, Jumat (3/2) lalu di Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis.
Musrenbang merupakan salah satu momen penting untuk menyatukan pola pikir atau aspirasi dari berbagai unsur pelaku pembangunan serta mengintegrasikannya dengan berbagai bidang urusan pemerintahan baik yang merupakan urusan wajib maupun urusan pilihan serta yang bersifat sektoral maupun lintas sektoral dari pemerintah atasan.
Selain itu ia juga mengatakan bahwa perencanaan pembangunan yang efesien dan efektif menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayanan publik sebab perencanaan pembangunan yang tidak efisien dan efektif akan menimbulkan pencitraan yang negatif terhadap kualitas pelayanaan aparatur pemerintah. Perencanaan pembangunan sudah berubah dari paradigma yang bersifat konvensional beralih ke arah partisipatif. Perencanaan partisifatif sudah tentu peka terhadap dinamika perubahan dan kebutuhan masyarakat karena melibatkan seluruh komponen masyarakat. Untuk itu perencanaan harus dapat dipertanggungjawabkan sehingga tujuan pembangunan di Kab. Kukar untuk dapat mensejahterakan rakyat dapat terwujud. (hmp09)


