Naik Feri Tetap Gratis
Oleh : 02 Februari 2012 Pemerintahan
TENGGARONG - Setelah beberapa kali melakukan pembahasan, akhirnya pada Senin (30/1) lalu disepakati bahwa biaya operasional dua kapal feri bantuan pemerintah pusat yang menghubungkan Tenggarong dan Tenggarong Seberang, ditanggung bersama oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pembahasan yang berlangsung di Kemenhub Jakarta itu dari Pemkab Kukar dihadiri Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, H Chairil anwar dan Kepala Dinas Perhubungan Otoy Usman. Sedangkan dari Kemenhub yaitu Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (LL ASDP) Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Wiratno.
Dari pembahasan itu disepakati biaya operasional kedua buah feri yaitu KMP Bili dan KMP Kerapu sebesar Rp 16,9 miliar pertahun akan ditanggung bersama Pemkab Kukar dan Kemenhub.
"Kita fifty-fifty (bagi dua.red) dengan Pemerintah pusat untuk menanggung biaya operasional dua feri tersebut. Jadi masyarakat yang menggunakan feri tersebut tetap gratis," ujar H Cahiril Anwar saat dihubungi, Rabu (1/2) kemarin.
Sementara Kabid ASDP Dishub Kukar, Suminto menjelaskan bahwa dua feri dengan kapasitas kurang lebih 15 kendaraan roda empat dan 25 sepeda motor sekali angkut tersebut beroperasi mulai pukul 06.00 wita. Sedangkan tiap satu unit feri beroperasi 26 trip atau 13 kali pulang pergi.
"Untuk mencapai 26 trip tersebut diperkirakan maksimal waktu operasional sampai pukul 20.00 wita," paparnya.
Sekedar untuk diketahui bahwa menjelang keberangkatan feri, koordinator dermaga akan menandatangani manifest yang berisi daftar lengkap muatan feri tersebut. (hmp03)


