Sepakati Lelang Terbuka

Oleh : 02 Februari 2012 Pemerintahan   


Sepakati Lelang Terbuka
TENGGARONG- Pengamanan dan perapihan pasca runtuhnya jembatan  Kutai Kartanegara pada 26 November  lalu akan segera dilakukan.  Pemeritah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama pejabat Tim Ahli Kementrian PU, Polda Kaltim, Ir. Sindur P. Mangkoesoebroto, MSEM, Ph.D dari LAPI-ITB, UGM, dan ITS juga Unsur Muspida Kabupaten Kukar dan DPRD Kukar duduk bersama menyepakati metode apa yang dipakai untuk perapihan jembatan Kukar, Selasa (31/01) di ruang Kerja Rumah Jabatan Bupati Kukar.
Dalam rapat tersebut Pemkab Kukar  menyepakati  perebahan pilon dengan metode peledakan dan atau penarikan pilon atau pun metode strategis lainnya melalui mekanisme Penawaran design and execution Perebahan Pilon. Penawaraan Design and Execution Perebahan Pilon  memiliki kriteria yaitu Pelaksanaan tidak lebih dari 3 bulan, menyertakan design and execution perebahan pilon serta job safety analysis-nya (K3L).  Tidak boleh menutup navigasi pelayaran sungai Mahakam secara penuh tidak lebih dari 3 hari dan kontraktor  yang akan melaksanakan pembokaran wajib membuat metode  pelaksanaan rinci  dengan memperhatikan penyelamatan komponen jembatan.
Penawaran akan dibuka untuk pihak ketiga melalui pengumuman resmi.  Rencananya Penawaran akan dilakukan mulai tanggal 1 s.d. 5  Februari 2012 dan ditujukan kepada Satlak Penanggulangan Bencana Kukar, Jadwal presentasi akan dilakukan pada tanggal  7  Februari 2012, Penetapan Pemenang akan dilakukan pada tanggal 8-9 Februari 2012 dan  Penandatangan kontrak akan dilakukan pada tanggal 10 Februari 2012.
 â€œ Penawaran terbuka Ini  dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada kontraktor-kontraktor yang sanggup melakukan pekerjaan sesuai keinginan Pemda dan tim ahli sesuai Time Schedule Penawaran dan Persyaratan yang diajukan  ” Ujar Rita Widyasari pada saat memimpin rapat di damping oleh  Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ir Awang Yacoub Luthman
Menurut Rita, dampak dari jembatan ini sangat luar biasa, setiap  orang pasti mengeluh dan ia sangat merasakan ketidaknyamanan masyarakat dengan runtuhnya jembatan Kukar. Masyarakat yang biasa melakukan kegiatan di Tenggarong maupun di Samarinda  jadi sangat kesulitan.
 Ia juga sangat berharap pelaksanaan pembersihan pilon ini dapat cepat berjalan dan dapat selesai  secepatnya agar bisa segera dilakukan pembuatan jembatan baru. “Saya  bersama tim akan melakukan lelang terbuka untuk memepercepat proses pembersihan jembatan karena kita di kejar oleh masa tanggap darurat, bila masa tanggap darurat berakhir dari mana saya mencarikan dana untuk pembersihan jembatan,” tambahnya
 Ia juga memohon pada Kementrian  PU untuk memberikan otorisasi kepada Pemkab Kukar untuk mengambil langkah-langkah strategis terkait perebahan dan perapihan Pilon serta pemanfaatan material yang ada, setelah dilakukan pengujian oleh tim ahli.  “Selama pelaksanaan penawaran dan presentasi dari pihak ketiga berlangsung, Pemkab Kukar juga akan melibatkan tim  ahli dari Kementrian PU dan LAPI-ITB, “ tambahnya
Diakhir rapat ia  sempat  berharap pembahasan kali ini  adalah yang terakhir , Agar  pembersihan jembatan  dapat segera dilakukan dan pilon dapat segera dirobohkan  sehingga  dapat segera dibangun jembatan baru .   Menurutnya kondisi jembatan sangat mengkhawatirkan,  takut ada korban lagi  dan juga untuk kepentingan masyarakat Kukar proses ini harus berjalan secepatnya dan lancar. (hmp09)
Sepakati Lelang Terbuka
Sepakati Lelang Terbuka