Berikan Kasih Sayang dan Perhatian Setulus Hati
Oleh : hermawan 23 Januari 2012 Pendidikan
TENGGARONG – Wakil Bupati Kukar
HM Ghufron Yusuf, Minggu pagi ( 22/01 ) membuka seminar anak berkebutuhan
khusus , di Aula kantor Bappeda
Tenggarong. Tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kabupaten Kukar HAPM
Haryanto Bachroel, Dandim 0906 Letkol Inf Dendy Suryadi beserta ibu, para kepala dinas / instansi,
para camat , guru taman kanak – kanak, orang tua murid
berkebutuhan khusus, para bidan dan dokter Se-Kukar.Bupati Kukar dalam sambutan
tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kukar HM ghufron Yusuf mengatakan,
masa kanak – kanak adalah suatu masa yang penuh kecerian, dimana saat itulah
akan terjadi proses tumbuh kembang serta pembentukan karakter diri anak, yang
nantinya kita harapkaqn bersama dapat menjadikan mereka mengenali potensi
dirinya sehingga mereka mampu melakukan adaptasi dan respon terhadap kondidi lingkungannya
yang akhirnya dapat menumbuhkan karakter yang cerdas dan mandiri.
Oleh karena itu, agar proses
pengenal potensi diri anak sejak dini dapat tersalurkan dan terarah dengan baik
maka diperlukan hadirnya tokoh – tokoh yang memiliki kepedulian dan berkompeten
dibidang pendidikan anak, yang dengan ketulusan hati berpartisipasi aktif
membangun dunia pendidikan bagi anak – anak baik secara individu maupun yang
terorganisir sebagaimana keberadaan organisasi GOPTKI yang kini telah berperan
strategis dalam penyelenggaraan pendidikan taman kanak – kanak di Indonesia,
sehingga anak – anak kita yang merupakan generasi penerus bangsa ini dapat
memperoleh pendidikan secara baik dan benar sesuai nilai – nilai religious dan
adat budaya bangsa yang diyakini mampu memberikan manfaat bagi pembentukan
pribadi generasi penerus yang cerdas, bertanggung jawab serta memiliki nilai –
nilai akhlak tang mulia dan kedepannya mampu memberikan kontribusi yang positif
bagi pembangunan bangsa di masa yang akan datang, tambah Ghufron.
Melalui seminar ini, agar para
guru – guru TK dan orang tua murid berkebutuhan khusus atau autis, mampu
meningkatkan pengetahuannya , dimana anak – anak berkebutuhan khusus ini
memerlukan perhatian dan terapi yang serius dari para orang tuanya, guru dan
masyarakat sekitarnya. Anak – anak autis dengan keunikannya jika dibandingkan
dengan anak – anak normal lainnya masih banyak dipandang rendah.
Padahal mereka tetaplah manusia, yang dapat tumbuh dewasa dan kembali normal.Untuk itu, janganlah berputus asa bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, berikanlah kasih saying dan perhatian setulus hati kepada mereka. Rawat mereka hingga mereka tumbuh menjadi anak yang mandiri dan cerdas. Dan bagi masyarakat yang berada disekeliling anak – anak yang berkebutuhan khusus, bantulah keluarganya dengan mengedukasi masyarakat lainnya agar tidak memandang rendah anak – anak berkebutuhan khusus. Beliau juga berharap agar organisasi GOPTKI harus dapat terus melakukan pembinaan dan pembentukan generasi penerus bangsa hingga dapat membentuk genarsi – generasi yang mampu menjadi penerus estafet pembangunan.
Padahal mereka tetaplah manusia, yang dapat tumbuh dewasa dan kembali normal.Untuk itu, janganlah berputus asa bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, berikanlah kasih saying dan perhatian setulus hati kepada mereka. Rawat mereka hingga mereka tumbuh menjadi anak yang mandiri dan cerdas. Dan bagi masyarakat yang berada disekeliling anak – anak yang berkebutuhan khusus, bantulah keluarganya dengan mengedukasi masyarakat lainnya agar tidak memandang rendah anak – anak berkebutuhan khusus. Beliau juga berharap agar organisasi GOPTKI harus dapat terus melakukan pembinaan dan pembentukan generasi penerus bangsa hingga dapat membentuk genarsi – generasi yang mampu menjadi penerus estafet pembangunan.
Diakhir sambutannya HM Ghufron
mengajak jajaran pengurus GOPTKI dan
seluruh komponen masyarakat yang terlibat dalam
pengembangan dunia pendidikan, untuk lebih serius mengelola berbagai
kegiatan organisasinya dengan menyusun program – program yang mampu
meningkatkan kualitas personil tenaga pendidik, serta prasarananya sehingga
berdampak pada peningkatkan kualitas anak – anak yang dibina dan dididiknya. (
hmp 04 )


