Berbalut Nuansa Merah Kukar Tampilkan Pesona Borneo Vagansa

Oleh : 23 Desember 2011 Sosial Budaya   


TENGGARONG – Dengan berbalut busana modifikasi adat dayak bernuansa merah bertema borneo Vagansa kontingen Kukar(Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) membawa nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti  festifal kemilau seni budaya benua Etam ke VI diselenggarakan pada 15-17 November 2011 di Stadion Madya Sempaja Samarinda. 

Kukar yang mengirimkan 68 orang peserta  pada festifal yang diikuti 14 kabupaten/kota se Kalimantan Timur ini sangat menarik perhatian penonton dan peserta festival. Iringan parade.

Barisan  yang dimulai dengan rombongan dinas pariwisata kukar yang dipimpin oleh  Kasi Pagelaran dan Hiburan Umum Rabiatul Isnaniah, duta wisata Kukar dan para penari  yang berpenampilan eksotis lemah gemulai menarikan tarian yang penuh semangat dengan iringan lagu leleng.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kukar H Asmidi  melalui Kasi Pagelaran dan Hiburan Umum Rabiatul Isnaniah mengatakan Festival Kemilai Seni Budaya Benua Etam ini telah memasuki tahun ke enam  dan merupakan wadah bagi para seniman untuk mengembangkan kreatifitasnya sebagai bukti bahwa Kaltim kaya akan budaya.

Kali ini Kukar menampilkan Eksotika kemilau pesona benua etam yang menggambarkan ekspresi keindahan pesona bumi Kalimantan yang terinspirasi dari kemegahan alam kalimantan, hutan dan Burung Enggang serta penampilan heroic pemuda kalimantan yang dipadukan dalam balutan eksotika benua etam  dan ditransformasikan melalui gerakan, music dan kostum bernilai etnik dan pengembangan tradisi dalam parade eksotika pesona benua etam.

Ia juga memohon doanya kepada masyarakat Kukar untuk mendoakan tim kukar merebut juara bergilir festival  kemilau yang diselenggarakan setiap tahun ini dan juga pariwisata kukar semakin baik dan terus bisa meningkatkan kualitas untuk menuju kota pariwisata yang berstandar internasional.

Sementara itu Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi dan Iptek Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Titik Soekarya mengakui Provinsi Kaltim memiliki kekayaan alam dan budaya yang cukup unik sehingga menjadi modal dasar dalam merangsang wisatawan berkunjung.

“Kaltim sudah memiliki modal dasar mulai dari kekayaan alam hingga keberagaman budaya yang cukup unik sehingga modal inilah yang menjadi perangsang kunjungan wisata,” kata Titik Soekarya. (adv/lina)

Berbalut Nuansa Merah Kukar Tampilkan Pesona Borneo Vagansa
Berbalut Nuansa Merah Kukar Tampilkan Pesona Borneo Vagansa