Peringatan Hari Sumpah Pemuda
Oleh : hermawan 28 November 2011 Pendidikan
TENGGARONG – Peringatan Hari
Sumpah Pemuda ke 83 di Kutai Kartanegara (Kukar) diperingati dalam suatu
upacara pengibaran bendera. Selaku Pembina upacara Bupati Kukar Rita Widyasari,
berlangsung dihalaman Kantor Bupati Kukar.Selain prosesi pengibaran bendera
Merah Putih, peringatan ditandai pula dengan pembacaan teks Pancasila oleh
Pembina upacara, pembacaan teks Pembukaan UUD 1945, dan pembacaan teks
keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928.
Pada peringatan Hari Sumpah
Pemuda di Kukar, juga dilakukan pembagian hadiah beberapa loma yang digelar,
yaitu pemberian penghargaan pemuda pelopor 2011, kemudian pembagian hadiah
Lomba Lintas Raya Kota Tenggarong, untuk
Juara 1 Putra SMA Negeri 2 Tenggarong, Juara II SMA N 1 Tenggarong, dan
Juara III SMK Geologi Pertambangan, sedangkan Juara 1 putri SMK negeri 1
Sebulu, Juara II SMA YPK Tenggarong, dan Juara III SMA N 2 Tenggarong Seberang,
kegiatan tersebut digelar oleh Purna
Paskibraka Kabupaten Kukar. dan dilanjutkan dengan penyerahan dana bantuan
operasional dari DPD KNPI Kabupaten Kukar kepada DPD KNPI kecamatan
masing-masing sebesar 20 juta rupiah, Serta dimeriahkan dengan penampilan
Drumband Gita Tepian Etam Ibadurrahman Kecamatan Tenggarong Seberang.
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
RI Andi A Mallarangeng dalam sambutan tertulis, yang dibacakan oleh Bupati
Kukar Rita Widyasari mengatakan Bangsa Indonesia setiap tahun selalu
memperingati Hari Sumpah Pemuda, demikian pula di tahun 2011 ini, kembali merefleksikan tentang tekad para
pemuda untuk mewujudkan satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa. Ia
berharap, jangan sampai memperingati Hari Sumpah Pemuda hanya rituinitas,
sehingga kehilangan makna. Untuk itu, ia mengingatkan agar Peringatan Hari
Sumpah pemuda harus kembali memaknai sesuai dengan semangat sekarang tanpa
kehilangan nilai-nilai dari sumpah pemuda itu sendiri.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda
ke-83 tahun, dengan mengangkat tema Bangun Pemdua Indonesia Yang Berjiwa Wirausaha,
Berdaya Saing, dan Peduli Sesama. Kata Menpora, tema tersebut mengandung pesan
bahwa langkah menuju Indonesia
yang berdaya saing dan bermantabat sangat bergantung pada karakter pemuda yang
kokoh serta mengedepankan akhlak mulia diatas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Yaitu,
Karakter diri yang mengakar, berwawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan,
kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang semuanya
dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Negara RI.“Spirit Sumpah Pemdua 1928,
hendaknya tetap mengilhami kita semua
dalam tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara,†tegas Menpora lagi
(hmp02)


