img
FLASHNEWS:

Hari Kesatuan Gerak PKK Ke 39


Dalam sambutanya Rita widyasari Bupati Kukar mengatakan Organisasi PKK sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan kaum perempuan sebagai motor penggeraknya. PKK senantiasa berupaya mengakomodir peranan pokok kaum perempuan, Peranan pokok tersebut di antaranya menciptakan keluarga yang aman, tenteram dan harmonis, membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta membantu memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat. Sehingga dalam rangka memberikan motivasi dan semangat bagi kader PKK agar dapat secara terus menerus melaksanakan tugas-nya terutama dalam memberdayakan dan mensejahterakan keluarga perlu dilaksanakan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK. Selain itu organisasi PKK pun mereformasi diri dan melakukan perubahan pada nomenklaturnya dimana dulunya PKK adalah singkatan dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga menjadi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dalam konteks ini bisa dilihat bahwa PKK telah berupaya untuk secara konsisten menjawab tantangan pembangunan. Dan dengan demikian maka pendekatan kegiatannya lebih mengarah pada pendekatan pemberdayaan dan partisipatif daripada pendekatan yang klasik yaitu pembinaan. Hal ini tentunya harus disadari oleh seluruh elemen PKK yang harusnya terjabarkan pula dalam program kerja setiap Kelompok Kerja (Pokja) PKK. Disamping itu tambahnya , PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang sangat fleksibel karena dapat bergerak dalam semua sektor baik sektor informal seperti keluarga dan masyarakat dan juga sektor formal seperti pendidikan, kesehatan, pemberantasan kemiskinan, pemberdayaan wanita dan kesetaraan gender, pangan, lingkungan hidup, bahkan seni dan pariwisata sekalipun. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan PKK perlu melihat peluang yang luas itu baik dalam pencapaian pembangunan yang berskala lokal, regional, nasional maupun global seperti pencapaian pembangunan millenium (MDG’s). Bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak PKK di Kutai Kartanegara ini dapat dikatakan sebagai sebuah kegiatan pemanasan sebelum Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XIII berlangsung di Kutai Kartanegara pada bulan Juni mendatang. Di tempat ini, di gedung bela diri, yang merupakan bagian dari Gelanggang Olah Raga Aji Imbut Kutai Kartanegara yang namanya baru saja diresmikan pagi tadi, akan menjadi salah satu pusat kegiatan bagi 30.000 para petani dan nelayan peserta Penas. Tentu berbagai catatan dan evaluasi khususnya terhadap dukungan sarana dan prasarana penunjang selama kegiatan ini berlangsung akan menjadi masukan yang berharga bagi Panitia Penas untuk dapat mengemas kegiatan di tempat ini dengan lebih baik lagi disamping catatan dan masukan pada pelaksanaan Pekan Daerah KTNA Kalimantan Timur pada tahun lalu di tempat yang sama. Disamping itu, keberadaan PKK sebagai salah satu organisasi wanita yang ikut mendampingi kegiatan Pemerintah Daerah, akan turut memainkan peran yang penting dalam penyelenggaraan Penas yang akan berlangsung pada tanggal 18 - 23 Juni mendatang. Dan melalui Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39 ini, ia berharap kiranya PKK dapat turut serta melakukan pembinaan dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mensukseskan Penas Petani Nelayan XIII, baik melalui penyediaan bahan pangan, penyediaan makanan berat dan ringan, kerajinan khas daerah dan sebagainya. Ia juga menyadari bahwa menjadi tuan rumah sebuah even dengan jumlah peserta sebanyak 30.000 orang ini bukanlah hal yang mudah. Karena itu, dukungan dan kerjasama dari PKK tentu akan sangat berarti untuk menyukseskan Penas mendatang.Ia juga tak lupa mengucapkan selamat kepada TIM penggerak PKK kab Kukar atas terselenggaranya kegiatan ini. (hmp09)

 

VideoIndex
  •  
Pengumuman

Info Penanggulangan Bencana
banner banner banner